
Ringkasan
- Strayos adalah platform analitik berbasis AI untuk pertambangan yang mengolah data drone survey menjadi keputusan operasional, dari perencanaan, peledakan, hingga pascapeledakan.
- Sebagai software pertambangan, Strayos menganalisis orthomosaic dan DSM hasil olahan DJI Terra untuk desain pola bor, prediksi fragmentasi, volumetrik stockpile, analisis stabilitas lereng, dan rekonsiliasi volume, semua dalam satu platform.
- Kekuatan utamanya adalah menghubungkan model 3D dari drone langsung ke drill and blast software, sehingga desain peledakan berpijak pada kondisi lapangan yang akurat.
- Halo Robotics adalah distributor tunggal Strayos di Indonesia, sekaligus menangani seluruh alur kerja dari akuisisi data lapangan hingga analisis.
Daftar isi
Strayos adalah platform analitik AI yang dirancang khusus untuk industri pertambangan. Alih-alih menangani satu tugas saja, Strayos menyatukan seluruh alur kerja berbasis data, mulai dari analisis data drone survey yang sudah diproses, perencanaan peledakan, hingga rekonsiliasi volume setelah produksi. Karena itu, Strayos sering disebut sebagai software pertambangan yang menghubungkan perencanaan dengan operasi lapangan.
Artikel ini menjelaskan Strayos secara menyeluruh, yaitu apa fungsinya, modul apa saja yang tersedia, dan bagaimana perannya dari perencanaan hingga pascapeledakan. Untuk pembahasan yang lebih dalam pada dua area spesifik, tersedia panduan terpisah tentang Strayos untuk perencanaan dan blasting serta Strayos untuk pemetaan dan manajemen tambang.

Peran drone survey tambang sebelum tahap peledakan
Sebelum peledakan dirancang, tim membutuhkan model tiga dimensi permukaan tambang yang akurat. Data drone survey diproses di DJI Terra menjadi orthomosaic dan DSM, lalu diunggah ke Strayos sebagai dasar model 3D dan desain pola bor. Contoh drone survey yang umum dipakai adalah DJI Matrice 4E untuk photogrammetry, DJI Matrice 400 dengan DJI Zenmuse L3 untuk LiDAR, dan DJI Dock 3 untuk pemetaan otomatis terjadwal. Semakin akurat model 3D-nya, semakin tepat desain peledakan yang dihasilkan.
Apa itu blasting dalam tambang?
Blasting adalah proses pemecahan massa batuan menggunakan bahan peledak agar material lebih mudah digali dan diangkut. Kualitas desain blasting sangat bergantung pada akurasi model 3D yang dipakai sebagai dasarnya. Pola lubang bor, kedalaman, dan muatan bahan peledak dihitung dari kondisi permukaan nyata, sehingga data drone survey yang presisi menjadi fondasi peledakan yang efisien dan aman.
Di titik inilah solusi drone survey dan pemetaan bertemu dengan analitik. Data lapangan tidak berhenti sebagai peta, melainkan menjadi masukan langsung untuk perencanaan peledakan di Strayos.

Dari model 3D ke drill and blast software
Strayos mengubah model 3D dari drone menjadi rancangan peledakan yang dapat dieksekusi. Sebagai drill and blast software berbasis AI, Strayos merancang pola bor, memprediksi fragmentasi, dan mengevaluasi hasil, tanpa berpindah platform. Alurnya mencakup desain pola bor, prediksi fragmentasi, sampai rekonsiliasi volume, semuanya dalam satu tempat.
Tiga manfaat utama pendekatan ini adalah desain yang berpijak pada data nyata, prediksi hasil sebelum peledakan, dan evaluasi yang objektif setelahnya. Dengan begitu, tim dapat memperbaiki desain dari satu peledakan ke peledakan berikutnya berdasarkan bukti, bukan perkiraan.
Modul utama platform Strayos
Strayos terdiri dari beberapa modul yang saling terhubung. Berikut area utama yang paling relevan untuk operasi tambang.
Selain empat modul di atas, Strayos juga mendukung analisis haul road, deteksi perubahan, dan progress reporting dashboard. Kemampuan ini menjadikannya platform analitik AI yang mencakup perencanaan, peledakan, hingga pemantauan pascapeledakan dalam satu ekosistem.
Penerapan software pertambangan di operasi tambang Indonesia
Sebagai contoh, kontraktor batubara PT BUMA menggunakan DJI Dock 3 untuk automated mapping haul road. Data diproses di DJI Terra menjadi orthomosaic dan DSM, lalu dianalisis Strayos untuk mendeteksi pothole dan kerusakan jalan berbasis AI, serta menilai grade, crossfall, berm, dan lebar jalan dalam ±4 jam, tanpa inspeksi manual.
Halo Robotics menangani seluruh alur kerja ini, dari akuisisi data lapangan hingga analisis, termasuk pelatihan tim internal. Uraian solusi tambang menyeluruh tersedia pada halaman solusi pertambangan Halo Robotics.

Halo Robotics adalah distributor drone dan robotika enterprise terbesar di Indonesia sekaligus penyedia layanan drone industri terkemuka, dengan lebih dari 900 perusahaan dan organisasi pemerintah terlayani selama lebih dari satu dekade. Halo Robotics adalah distributor resmi tunggal Strayos di Indonesia dan DJI Enterprise S-Level Dealer, sehingga data drone dan analisis peledakan ditangani dalam satu alur kerja.
FAQ Strayos
Apa itu Strayos?
Strayos adalah platform analitik berbasis AI untuk pertambangan yang menganalisis data drone survey yang sudah diproses menjadi perencanaan dan keputusan operasional. Cakupannya meliputi desain pola bor, prediksi fragmentasi, volumetrik, stabilitas lereng, dan rekonsiliasi volume.
Apa hubungan Strayos dengan drone survey?
Drone survey menangkap data lapangan, DJI Terra memprosesnya menjadi orthomosaic dan DSM, lalu Strayos menganalisis data itu untuk desain peledakan dan analisis lain. Ketiganya bekerja berurutan, sehingga desain peledakan berpijak pada kondisi lapangan yang akurat.
Apa saja modul utama Strayos?
Modul utama Strayos meliputi desain pola bor dan peledakan, analisis fragmentasi, volumetrik dan rekonsiliasi, serta analisis highwall dan stabilitas lereng. Strayos juga mendukung analisis haul road, deteksi perubahan, dan progress reporting dashboard.
Apakah Strayos tersedia di Indonesia?
Ya. Halo Robotics adalah distributor tunggal Strayos di Indonesia, sekaligus menyediakan jasa akuisisi data, analisis, dan pelatihan tim internal.
Baca juga: Strayos untuk Perencanaan & Blasting dan Studi Kasus Penerapan Drone Otonom DJI Dock 3

Aisyah Ayu Winandri
Aisyah is a Content Marketing Officer at Halo Robotics with over five years of international experience across Azerbaijan, Indonesia, Japan, and Russia. She leverages her global perspective and expertise in cultural storytelling to transform complex commercial drone and robotics technology into compelling narratives, highlighting how these enterprise solutions drive safety, efficiency, and industrial growth.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.


