Qysea
qysea
Professional Underwater Drone
QYSEA (FIFISH) memproduksi drone bawah air (ROV) mutakhir untuk eksplorasi lautan, dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari fotografi bawah air hingga inspeksi maritim dan misi penyelamatan (SAR).
Mobilitas 360°: Lincah bermanuver dan berputar ke segala arah di dalam air.
Kamera 4K + AI: Visual jernih dengan algoritma AI yang otomatis menjernihkan air keruh.
Kontrol Imersif VR: Kendalikan arah gerak drone hanya dengan menolehkan kepala menggunakan kacamata VR.
Ekspansi Modular: Sangat fleksibel untuk dipasangi alat tambahan seperti lengan capit, sonar, atau alat ukur.
Uji langsung — hubungi kami untuk jadwalkan demonstrasi onsite.
Fifish V-Evo
Robot bawah air konsumen pertama yang menggabungkan kamera 4K 60fps dengan mobilitas 360° omni-directional. Dilengkapi dengan teknologi AI Vision Lock untuk mengunci fokus pada objek meskipun dalam kondisi arus air yang bergerak.
Visual: Rekaman ultra-smooth 4K 60fps dengan lensa ultra-wide 166°.
Mobilitas: Bebas bergerak ke segala arah (lateral, pitch, roll).
Penerangan: Lampu LED 5000 Lumens untuk kejernihan di kedalaman gelap.
Kecerdasan: Fitur AI untuk menghilangkan kekeruhan air secara real-time.
Fifish E-Master
Seri Enterprise yang dirancang untuk inspeksi infrastruktur bawah air. E-Master mengedepankan desain modular yang memungkinkan pemasangan berbagai alat kerja tambahan (add-ons) secara bersamaan untuk misi profesional yang kompleks.
Modularitas: Mendukung integrasi sensor sonar, lengan robotik, dan pengukur ketebalan.
Stabilitas: Sistem stasis yang ditingkatkan untuk menahan arus air lebih kuat.
Efisiensi: Struktur bodi yang mudah dibongkar-pasang untuk perawatan cepat.
Daya Tahan: Material bodi tahan korosi untuk penggunaan jangka panjang di laut.
Fifish X1
ROV kelas berat yang difokuskan pada kekuatan dorong (thrust) dan kapasitas angkut sensor yang besar. X1 adalah solusi “workhorse” bagi industri energi, riset kelautan, dan tim SAR yang membutuhkan performa stabil di kedalaman tinggi.
Tenaga: Motor penggerak industrial untuk melawan arus deras.
Kapasitas: Mampu membawa beban sensor berat seperti multibeam sonar.
Ketahanan: Kedalaman operasional yang lebih tinggi dibanding seri V atau E.
Integrasi: Sistem kontrol presisi untuk navigasi di area struktur kritis.
Industry Applications
Aquaculture & Perikanan
ROV QYSEA digunakan sebagai alat pemantauan cerdas untuk peternakan ikan modern (tambak laut). Robot ini membantu inspeksi jaring, memantau kualitas air, menilai kesehatan kawanan ikan, hingga membersihkan kotoran/bangkai ikan di dasar tambak tanpa perlu menurunkan penyelam manusia.
Teknologi AI Khusus: Dilengkapi fitur AI Fish Counting (menghitung populasi ikan otomatis) dan AI Fish Net Inspections (mendeteksi robekan jaring secara otomatis).
Alat Intervensi Langsung: Dapat dipasangi Net Repair Kit dan capit (robotic arm) untuk mengambil ikan mati agar penyakit tidak menyebar.
Search & Rescue / SAR
Dalam situasi darurat seperti korban tenggelam atau kendaraan yang jatuh ke air, seri FIFISH memberikan dukungan visual bawah air yang cepat dan aman bagi tim SAR, kepolisian, dan penegak hukum.
Penglihatan di Air Keruh: Menggunakan 2D Imaging Sonar dan algoritma AI Image Enhancement untuk “melihat” objek di air yang sangat keruh atau gelap gulita.
Respon Super Cepat (Swift Deployment): Sangat portabel, hanya membutuhkan waktu 3-5 menit untuk di-set up dan langsung terjun ke air.
Pelacakan Penyelam (AI Diver Tracking): Bisa mengunci dan mengikuti pergerakan penyelam SAR secara otomatis untuk memastikan keselamatan mereka.
Infrastructure & Water Management
Solusi efisien untuk mengevaluasi integritas struktural fasilitas air umum seperti bendungan, waduk, jembatan, pelabuhan, dan ruang terbatas (confined spaces) seperti pipa gorong-gorong raksasa.
Pemetaan Topografi Bawah Air (Bathymetric Mapping): Mampu memindai dan membuat profil dasar waduk (mengidentifikasi sedimentasi/pendangkalan) secara otomatis.
Navigasi Autopilot (U-INS): Mendukung perencanaan jalur 3D (Path Planning) untuk melakukan inspeksi rutin pada rute bendungan yang sama secara otomatis.
Offshore Energy: Oil, Gas & Wind
Digunakan untuk inspeksi aset kritis yang berada di laut lepas, seperti pondasi turbin angin lepas pantai, jalur pipa minyak bawah laut, dan platform pengeboran.
Anti-Arus Kuat: Dilengkapi fitur Station Lock Hovering (menggunakan sensor Q-DVL) yang membuat robot bisa diam di satu titik meski diterjang arus laut hingga 3-4 knot.
Operasi 24/7 Tanpa Henti: Tersedia opsi Direct Power Supply System (kabel listrik langsung dari kapal) sehingga tidak terikat kapasitas baterai.
Pengukuran Presisi: Modul AR Ruler & Laser Scaler memungkinkan pengukuran retakan atau kerusakan pipa dengan akurasi hingga ±1 cm.
Maritime & Shipping
Membantu perusahaan pelayaran melakukan inspeksi lambung kapal (hull), baling-baling (propeller), dan tangki pemberat (ballast tanks) dengan cepat tanpa harus memasukkan kapal ke galangan kering (dry dock).
Pengujian Non-Destruktif (NDT): Mendukung payload khusus seperti pengukur ketebalan logam (Ultrasonic Thickness Gauge/UTG) dan inspeksi anoda.
Kamera Sudut Ultra-Lebar: Lensa 166° FOV dipadukan dengan lampu hingga 12.000 lumen menangkap kerusakan mikro atau penumpukan teritip pada lambung kapal dengan sangat jelas.
Perbedaan QYSEA
True Omnidirectional
Dapat melakukan gerakan Roll, Pitch, dan Yaw secara bebas.
AI Vision & Posture Lock
Dapat mengunci sudut kemiringan drone.
Ekosistem Modular yang Fleksibel
Pemasangan aksesoris lebih mudah dan plug-and-play.
FAQ
Tidak. Semua ROV profesional, termasuk QYSEA FIFISH, menggunakan kabel (disebut Tether) untuk menghubungkan drone dengan kontroler di permukaan. Kabel ini sangat penting untuk mentransmisikan video HD secara stabil dan sinyal kontrol menembus air (gelombang radio/WiFi tidak bisa menembus air dengan baik).
Tergantung modelnya. Seri standar (seperti V6) biasanya mampu menyelam hingga kedalaman 100 meter. Seri industri (seperti W6 atau V6 Plus) bisa mencapai kedalaman 150 hingga 350 meter.
Drone tidak akan tenggelam ke dasar laut, tetapi akan mengapung perlahan atau melayang (tergantung pengaturan pemberat). Anda cukup menarik kabel tether secara manual untuk membawa drone kembali ke permukaan.
Ya. Ini adalah fitur unggulan QYSEA. Drone ini memiliki teknologi Omnidirectional, artinya bisa bergerak bebas 360 derajat (berguling, menunduk, mendongak, menyamping) dan bisa mengunci posisi tersebut (Posture Lock) sambil tetap bergerak maju.
Tentu saja. Kamera drone mengirimkan feed video secara real-time ke layar HP/Tablet atau kontroler Anda melalui kabel tether. Kualitasnya sangat jernih (biasanya 720p atau 1080p untuk live view).
Kamera FIFISH merekam hingga resolusi 4K UHD dan dilengkapi dengan lampu LED ganda yang sangat terang (4000-6000 lumens) untuk menerangi area gelap di bawah air. Sensornya juga dirancang khusus untuk menangkap warna asli bawah air.
Ya, terutama untuk seri Expert dan Pro. Drone memiliki interface port yang memungkinkan Anda memasang lengan robot (robotic arm) untuk menjepit benda, alat pengambil sampel air, sonar, atau alat pengukur ketebalan logam.
Sangat aman. Motor dan bodi drone dirancang anti-korosi. Namun, sangat wajib untuk membilas drone dan motornya dengan air tawar bersih setelah setiap penggunaan di laut untuk mencegah penumpukan kristal garam.
Rata-rata durasi penyelaman adalah 3 hingga 4 jam dalam penggunaan normal. Beberapa model industri mendukung sistem catu daya darat (Onshore Power Supply) untuk penggunaan non-stop tanpa batas waktu.
Relatif mudah, terutama jika Anda terbiasa dengan drone udara atau bermain game. QYSEA juga menyediakan mode kontrol sensor gerak (VR Head Tracking), di mana drone akan menoleh mengikuti gerakan kepala Anda saat memakai kacamata VR.