NDT Drone

  • NDT Drone

NDT Drone

Deteksi Kebakaran

Operasi SAR

Mitigasi Bencana

UT (Ultrasonic Transducer)

UT adalah perangkat untuk metode pengujian NDT yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk memeriksa karakteristik material dan mengukur dimensi suatu objek.

Keunggulan dari UT adalah keserbagunaannya. Anda dapat menggunakannya untuk memindai logam, polimer, plastik, keramik, fiberglass, dan objek kaca – hampir semua jenis material kecuali busa, karet, dan komposit transparan tertentu.

 

UT menjadi bagian penting dari berbagai sertifikasi dan protokol keamanan, seperti:

  • ISO 11666:2010 dan 2011 untuk weld testing
  • API RP 2I tentang in-service pada mooring hardware
  • API 5L yang berkaitan dengan line piping

EMAT (Electromagnetic Acoustic Transducer)

Berbeda dengan metode konvensional yang membutuhkan kontak langsung, EMAT menggunakan medan elektromagnetik untuk menghasilkan gelombang ultrasonik. Keunggulan EMAT terletak pada jangkauan frekuensi yang lebih lebar, memungkinkannya mendeteksi berbagai jenis acoustic emission dengan lebih efektif.

EMAT pada drone Voliro beroperasi pada frekuensi 3.5-4 MHz, dapat digunakan untuk memindai pipa baja, struktur titanium, pressure vessels, dan sambungan las, meminimalisir kebutuhan akan scaffolding dan penghapusan lapisan coating, menghemat waktu dan biaya.

DFT (Dry Film Thickness)

Dry Film Thickness digunakan untuk mengukur ketebalan coating yang dilakukan setelah lapisan coating mengering pada suatu permukaan. Nilai ketebalan yang tepat sangatlah krusial untuk memastikan performa dan ketahanan coating

Sensor DFT menggunakan dua metode pengukuran, yaitu:

  • Magnetic Induction: Digunakan untuk mengukur ketebalan coating pada ferrous metals dengan kisaran pengukuran 0-1500 mikrometer µm.
  • Eddy Current: Digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan pada non-ferrous metals dengan kisaran pengukuran 0-700 µm.

Welcome to Halo Robotics

Button WA