Memilih robot Unitree bisa membingungkan karena pilihannya banyak, mulai dari robot quadruped berkaki empat hingga robot humanoid. Artikel ini merangkum perbedaan tiap model Unitree agar Anda dapat menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik untuk riset, inspeksi industri, angkut beban, maupun interaksi publik.
- Robot Unitree terbagi dua keluarga: quadruped (berkaki empat) dan humanoid (menyerupai manusia).
- Quadruped: Go2 untuk riset dan tugas ringkas, AS2 untuk mobilitas tinggi, A2 untuk beban berat, dan B2 untuk operasi ekstrem bersertifikat IP67.
- Humanoid: G1 dengan 43 titik sendi, H2 sebagai generasi terbaru yang dinamis, dan R1 sebagai pilihan entry-level.
- Pemilihan model bergantung pada kebutuhan: riset, inspeksi, daya angkut, atau interaksi publik.

Dua keluarga robot Unitree: quadruped dan humanoid
Secara garis besar, robot Unitree terbagi menjadi dua keluarga. Pertama, robot quadruped yang berkaki empat dan dirancang untuk mobilitas stabil di medan sulit, inspeksi, serta patroli. Kedua, robot humanoid yang menyerupai bentuk manusia dan unggul untuk interaksi, manipulasi objek, serta riset kecerdasan buatan. Perbandingan lengkap keduanya juga dibahas pada artikel humanoid vs quadruped.
Galeri produk robot Unitree
Berikut sekilas jajaran produk robot Unitree yang tersedia melalui Halo Robotics, dari quadruped hingga humanoid.
Robot quadruped
Robot humanoid
Robot quadruped Unitree: Go2, AS2, A2, dan B2
Lini robot quadruped Unitree mencakup beberapa kelas. Go2 adalah model ringkas untuk riset dan inspeksi ringan. AS2 menaikkan level mobilitas untuk patroli dan logistik ringan. A2 (Stellar Explorer) hadir sebagai kelas berat dengan daya angkut besar. Sementara B2 dirancang untuk operasi ekstrem dengan sertifikasi IP67.
| Model | Karakter utama | Paling cocok untuk |
|---|---|---|
| Go2 Pro | LiDAR 4D 360ยฐ, 5 m/s, ringkas | Riset, edukasi, inspeksi ringan |
| AS2 | 12 motor 90 Nยทm, tanjak 40ยฐ, ยฑ 20 km | Mobilitas tinggi, patroli, logistik ringan |
| A2 | Beban jalan 25 kg, statis 100 kg, baterai hot-swap | Beban berat, misi menuntut |
| B2 | IP67, 6 m/s, statis 120 kg, baterai 4โ6 jam | Operasi ekstrem, tambang, energi |

Robot humanoid Unitree: G1, H2, dan R1
Untuk kebutuhan yang menyerupai kerja manusia, tersedia robot humanoid Unitree. G1 memiliki 43 titik sendi dan penglihatan 360ยฐ dengan 3D LiDAR. H2 adalah generasi terbaru yang menekankan gerak dinamis dan manipulasi presisi. R1 hadir sebagai humanoid entry-level yang ringan, aman, dan terjangkau untuk edukasi serta riset.
| Model | Karakter utama | Paling cocok untuk |
|---|---|---|
| G1 | 43 titik sendi, penglihatan 360ยฐ 3D LiDAR, ยฑ 2 jam | Inspeksi, riset, demonstrasi |
| H2 | Generasi terbaru, aktuator presisi, gerak dinamis, ROS | Riset AI lanjutan, manipulasi presisi |
| R1 | Entry-level, AI multimodal, ringan dan aman | Edukasi, pendamping, platform riset terjangkau |

Varian beroda (Wheel-Leg)
Beberapa robot quadruped Unitree memiliki varian beroda yang ditandai akhiran “-W”, seperti AS2-W, A2-W, dan B2-W. Varian ini menambahkan roda pada kaki, sehingga robot dapat menggelinding cepat dan hemat daya di permukaan rata, lalu kembali berjalan saat menaiki tangga atau melewati rintangan. Pilih varian beroda bila jarak jelajah dan kecepatan menjadi prioritas.
Kenapa memilih robot Unitree?
Unitree Robotics (Yushu Technology) berdiri sejak 2016 dan kini menjadi salah satu pemimpin global di industri robotika. Perusahaan ini mengirimkan lebih dari 5.500 robot humanoid sepanjang tahun lalu dan membukukan laba bersih 278 juta yuan pada 2025. Pada Agustus 2026, Unitree melantai di bursa Shanghai (Star Market) dengan lonjakan harga saham lebih dari 600% saat debut, sebuah sinyal kuatnya momentum industri ini.
Unitree juga dikenal menghadirkan robot berkemampuan tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding banyak pesaing global. Bagi pengguna di Indonesia, ini berarti Unitree adalah pilihan yang matang dan didukung ekosistem yang berkembang pesat.
Cara memilih robot Unitree sesuai kebutuhan
Untuk riset dan edukasi, Go2, G1, atau R1 adalah titik awal yang baik. Untuk inspeksi industri dan patroli, Review Unitree Go2 dan AS2 layak dipertimbangkan. Untuk beban berat dan operasi berkelanjutan, pilih Unitree A2. Untuk lingkungan ekstrem seperti tambang dan fasilitas energi, B2 dengan IP67 lebih sesuai. Sementara untuk interaksi publik dan riset AI lanjutan, Unitree G1 dan H2 menjadi andalan. Semua tersedia melalui solusi robot quadruped dan humanoid Halo Robotics.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa perbedaan robot humanoid dan quadruped Unitree?
Robot humanoid Unitree (seperti G1, H2, R1) menyerupai manusia dan unggul untuk interaksi serta manipulasi objek. Robot quadruped (Go2, AS2, A2, B2) berkaki empat dan unggul untuk mobilitas di medan sulit, inspeksi, dan patroli.
Berapa harga robot Unitree?
Harga robot Unitree bervariasi menurut model dan konfigurasi, mulai dari kelas entry-level hingga kelas industri berat. Untuk penawaran resmi beserta garansi dan pelatihan, hubungi Halo Robotics sebagai distributor resmi Unitree.
Unitree Go2 atau A2, pilih yang mana?
Pilih Unitree Go2 untuk kebutuhan ringkas seperti riset dan inspeksi ringan. Pilih Unitree A2 jika membutuhkan daya angkut besar dan operasi berkelanjutan dengan baterai hot-swappable.
Apa robot humanoid Unitree terbaru?
Unitree H2 adalah humanoid generasi terbaru yang dirancang untuk gerak dinamis dan manipulasi presisi. Untuk kebutuhan yang lebih terjangkau, tersedia G1 dan R1.
Baca juga: Review Unitree Go2 dan Unitree A2 & AS2

Aisyah Ayu Winandri
Aisyah is a Content Marketing Officer at Halo Robotics with over five years of international experience across Azerbaijan, Indonesia, Japan, and Russia. She leverages her global perspective and expertise in cultural storytelling to transform complex commercial drone and robotics technology into compelling narratives, highlighting how these enterprise solutions drive safety, efficiency, and industrial growth.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.






