Elios 3 | Drone Inspeksi untuk Asset Maintenance Management

Elios 3, UAV dalam ruangan yang dilengkapi dengan sensor LiDAR yang membuat peta 3D secara real time. Elios 3 memiliki beberapa fitur untuk membantu inspektur bekerja di ruang terbatas.

Apa Itu Manajemen Pemeliharaan?

Maintenance Management atau Manajemen pemeliharaan adalah sistem proses yang dirancang dengan tujuan untuk melindungi dan memelihara aset fisik dan sumber daya perusahaan dengan baik dengan tujuan meminimalisir biaya operasional.

Dengan melacak peralatan, pekerja, kontraktor, dan semua biaya yang terkait dengan aset tersebut, sistem manajemen pemeliharaan tidak hanya menghemat biaya perusahaan untuk perbaikan dan inspeksi, tetapi juga memastikan bahwa baik karyawan maupun aset tetap aman, efisien, dan produktif.

Adanya maintenance management software dapat membantu meminimalisir kegagalan saat proses pemeliharaan, Software maintenance management juga dapat mentracking jadwal pemeliharaan secara preventif.

Jenis-Jenis Manajemen Pemeliharaan

Yang sudah kita ketahui mengapa manajemen pemeliharaan atau manajemen perawatan pada aset itu sangat penting, dimana ada 5 jenis maintenance management aset yang dari yang paling sederhana hingga rumit, yakni:

1. RUN-TO-FAILURE MAINTENANCE

Yaitu jenis perawatan aset yang paling dasar, salah satu jenis pemeliharaan yang banyak digantikan oleh modern management software, karena pada prosesnya pemeliharaan dilakukan jika peralatan telah digunakan sampai rusak dan baru kemudian diperbaiki atau diperiksa. Pada awalnya jenis maintenance ini hal yang normal di industrial, sampai produsen menyadari bahwa perawatan reaktif tergolong cukup mahal dan unsustainable. Untuk alasan inilah sistem maintenance run-to-failure semakin jarang digunakan karena sekarang ada opsi yang lebih sustainable dan terjangkau.

2. TIME-BASE MAINTENANCE

Time-Base Maintenance adalah jenis pemeliharaan preventif yang dilakukan berdasarkan jadwal harian, mingguan, atau bulanan. Sebagai contoh seperti inspeksi cerobong asap atau filter udara suatu bangunan setiap enam bulan sekali dapat dianggap sebagai manajemen pemeliharaan berbasis waktu (time-base maintenance)

3. CONDITION-BASED MAINTENANCE

Jenis pemeliharaan berbasis kondisi ini adalah sistem pemeliharaan yang menggunakan sensor, pengujian, atau hand-held equipment untuk memantau kondisi fisik suatu aset. Sensor ini akan terus terintegrasi dengan sistem monitor untuk mengidentifikasi aset saat mengalami masalah.

4. PREDICTIVE MAINTENANCE

Sistem pemeliharaan Predictive Maintenance adalah sistem dimana pemeliharaan dilakukan dengan memperkirakan kapan suatu aset mungkin akan gagal/terjadi kerusakan.

5. PRESCRIPTIVE MAINTENANCE

sistem pemeliharaan preskriptif adalah sistem pemeliharaan yang memungkinkan aset mengidentifikasi dan memperkirakan kegagalan produksi serta mendiagnosis sendiri dan menawarkan tindakan yang direkomendasikan kepada teknisi. Karena sistem pemeliharaan preskriptif dianggap sebagai sistem manajemen pemeliharaan utama yang tersedia saat ini, sebagai contoh bayangkan sebuah peralatan yang harus disimpan pada suhu yang sangat spesifik.

Sistem pemeliharaan prediktif dapat memberi tahu anda kapan peralatan kemungkinan besar akan rusak, tetapi tidak memberi tahu anda cara memperbaikinya, alih-alih memberi tahu anda bahwa aset akan dimatikan, software manajemen pemeliharaan preskriptif dapat memberi tahu anda bahwa mengurangi kecepatan peralatan akan menggandakan watu sebelum kemungkinakna gagal, dengan menawarkan solusi yang diperhitungkan, aset yang beroperasi di bawah sistem manajemen pemeliharaan preskriptif membuat pekerja pemeliharaan menjadi lebih mudah dan efisien.

Inspeksi Pemeliharaan (Management Inspections)

Setelah mengetahui jenis-jenis maintenance/pemeliharaan aset dari yang paling sederhana hingga rumit, ada satu aspek utama dari semua sistem manajemen pemeliharaan yaitu inspeksi. Inspeksi pemeliharaan, baik yang dilakukan oleh pekerja manusia atau kendaraan otonom seperti drone merupakan bagian penting dari manajemen pemeliharaan aset.

Namun karena ada banyak jenis manajemen pemeliharaan aset yang berbeda, ada juga jenis-jenis maintenance inspections yang berbeda

Mari kita lihat lebih dekat bagian penting dari solusi pemeliharan ini: Management Inspections
yang kita kombinasikan dengan hardware, software, dan sistem kompleks lainnya untuk menjaga aset tetap aman dan efisien.

Berikut adalah empat jenis utama Management Inspections atau inspeksi pemeliharaan:

1. INSPEKSI KESELAMATAN (SAFETY INSPECTIONS)

Ini adalah jenis inspeksi yang bahkan orang di luar industri pemeliharaan mungkin sudah familiar dengannya. Tujuan dari setiap inspeksi keselamatan adalah untuk memastikan bahwa semua langkah proses produksi aman untuk para pekerja. Mulai dari double checking kotak P3K hingga memeriksa peralatan harness dan mekanisme keselamatan jika terjadi jatuh.

2. INSPEKSI PENEMUAN KEGAGALAN (FAILURE FINDING INSPECTIONS)

Sementara inspeksi keselamatan bertujuan untuk menghentikan suatu peralatan dari malfungsi, failure finding inspections akan melakukan protocol double check jika memang ada kegagalan. Dalam failure finding inspections, jika ada kegagalan maka kegagalan tesebut disimulasikan, hal ini menguji operasi dan fungsionalitas untuk memastikan bahwa operasi pernh gagal dalam keadaan yang tidak terkendali.

3. PEMERIKSAAN INTERIOR BANGUNAN (BUILDING INTERIOR INSPECTIONS)

Inspeksi interior dapat mencakup semuanya, mulai dari memeriksa filter udara, pendeteksi kebakaran, mencari retakan, kerusakan, atau tanda-tanda rapuh lainnya di dalam gedung. Selain itu, semua pintu beserta kuncinya harus diperiksa, begitu juga dengan kamar mandi diperiksa untuk mengecek setiap masalah pada pipa ledeng seperti kerusakan saluran air.

4. PEMERIKSAAN EKSTERIOR BANGUNAN

Jenis inspeksi yang keempat adalah building exterior inspections yakni kegiatan inspeksi pada bangunan bagian luar/eksterior seperti inspeksi jendela, dinding, pintu cat, atap, selokan, pipa pembuangan, trotoar, jalan masuk dan perlengkapan lainnya di luar properti yang mungkin memerlukan perawatan atau perhatian khusus, bahkan  inspektur juga dapat melakukan inspeksi pada dedaunan atau pertumbuhan berlebih yang mungkin bersembunyi atau menyebabkan masalah pada aset.

Pemeliharaan Aset Menggunakan Drone Inspeksi Elios 3

Asset Maintenance Management dengan Drone Inspeksi Elios 3

Inspeksi pada dasarnya adalah bisnis yang berbahaya, dan inspektur secara teratur mengekspos diri mereka terhadap bahaya di tempat kerja. Jatuh, terkena gas, dan terjebak di lokasi yang sempit hanyalah beberapa dari bahaya yang dihadapi inspektur setiap hari.

Untuk alasan ini, drone Elios 3 dan kendaraan otonom tak berawak lainnya dengan cepat diadopsi di seluruh industri inspeksi. seperti drone Elios 3 tidak hanya merupakan alternatif yang jauh lebih aman daripada inspektur manusia, tetapi karena indoor inspections sering dilengkapi dengan sejumlah kamera dan sensor khusus, drone elios 3 dapat melihat dan mendengar hal-hal yang tidak pernah diharapkan oleh manusia untuk diperhatikan.

Asset Maintenance Management dengan Drone Inspeksi Elios 3 - halo robotics

Pertimbangkan drone seperti Elios 3, UAV untuk inspeksi dalam ruang dalam ruangan yang dilengkapi dengan sensor LiDAR yang membuat peta 3D secara real time. Elios 3 memiliki beberapa fitur untuk membantu inspektur bekerja di ruang terbatas.

Dilengkapi dengan teknologi yang melakukan pengukuran yang akurat dalam jarak 5mm, Elios 3 hanyalah salah satu dari banyak drone berbeda yang secara dramatis membentuk kembali industri inspeksi.

Tapi bukankah drone mahal? Ya, tidak diragukan lagi. Namun, sementara biaya dimuka untuk inspeksi UAV mungkin tinggi, laba atas investasi lebih dari layak dibeli. Pertama, segala jenis atau asuransi kewajiban atau tagihan medis yang disebabkan oleh cedera dalam pekerjaan hampir dihilangkan dengan penggunaan drone Elios 3 ini

Asset Maintenance Management dengan Drone Inspeksi Elios 3 - halo robotics

Selain itu, tanpa perlu membangun scaffolding setinggi lantai untuk satu perjalanan, biaya yang terkait dengan setiap inspeksi individu akan berkurang secara drastis. Ini berarti lebih sedikit waktu henti, karena scaffolding sering kali menghabiskan ruang di jalur produksi dan mematikan seluruh proses.

Inilah, di samping manfaat lain seperti peningkatan akses, data berkualitas lebih tinggi, dan catatan historis yang akurat dari semua inspeksi sebelumnya, membuktikan bahwa drone Elios 3 dan UAV akan segera menjadi bagian tak terpisahkan dari industri inspeksi dan regulasi.

Mereka sudah menjadi bagian penting dari banyak solusi manajemen pemeliharaan, dan karena biaya dan akses ke teknologi drone terus menurun, tren ini hanya akan berlanjut.

Untuk mengetahui fitur-fitur drone Inspeksi Elios 3 tonton video dibawah ini:

https://youtu.be/Ci9YNCqQMNI

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Halo Robotics: Authorized Flyability Distributor, Indonesia
Email: sales@halorobotics.com
WhatsApp: +62811-1909-0099
WhatsApp: +62811-8549-888

For more information, visit our:
Website : https://halorobotics.com/ 
Online Store : https://halorobotics.com/shop/ 
Facebook : https://www.facebook.com/halorobotics/ 
Instagram : https://www.instagram.com/halorobotics/
LinkedIn : www.linkedin.com/company/halo-robotics
YouTube : https://www.youtube.com/halorobotics

Comments are closed.

Welcome to Halo Robotics

Button WA