Uji Drone DJI Matrice 300 RTK, Payload Zenmuse P1 dan PIX4Dmapper

Uji hasil drone DJI Matrice 300 RTK, Zenmuse P1 dan PIX4Dmapper untuk mengakses dan interpretasi 3D modelling yang akurat untuk survey insfrastruktur.
Ada distributor drone dan software di seluruh dunia yang menjual ratusan produk berbeda untuk menyelesaikan berbagai masalah di berbagai industri. Tapi, menentukan drone dan software pemetaan yang tepat adalah masalah yang harus diselesaikan oleh pengguna.
Untuk itu, artikel ini akan menunjukkan hasil uji drone DJI Matrice 300 RTK dan software PIX4Dmapper untuk survey dan inspeksi bangunan yang memberikan detail yang cukup untuk digunakan dalam analisis rencana rekonstruksi dan juga kemajuan atau dokumentasi lokasi.
Baru-baru ini, perusahaan independen yang bertindak sebagai konsultan drone dan mapping software baru saja selesai melakukan pengujian DJI Matrice 300 RTK, Zenmuse P1 dan software PIX4Dmapper dan hasilnya pembuatan 3D point clouds dari sebuah bangunan, merencanakan adaptasi di masa mendatang, dan memiliki replika akurat yang dapat diekspor dan digunakan sebagai template untuk model 3D.
Detil Proyek Uji Hasil

- Area yang diteliti: 3944 m2
- Gambar: 349
- Hardware yang digunakan: Drone DJI Matrice 300 RTK, D-RTK 2 base station, DJI Zenmuse P1
- Software: DJI Pilot App dan PIX4Dmapper
- Waktu pemrosesan: 1 jam 5 menit, 2 jam 4 menit, DSM 23 menit dan Ortho photo 1 jam 20 menit.
- GSD: 0.67cm
Implementasi dan Pengujian
Inspeksi bangunan drone sekarang menjadi teknik industri yang mapan, terutama dalam hal inspeksi. Drone dapat dengan mudah mengakses atap dan memberikan pencitraan hasil berkualitas tinggi sebagai metode pelaporan yang akurat, baik untuk asuransi, perencanaan konstruksi, atau pemeliharaan catatan yang akurat.

Dalam pengujian ini, konsultan ingin membuktikan bahwa mereka dapat menciptakan alur kerja yang efisien dengan produk kelas atas mereka untuk menggunakannya sebagai alat penjualan dan pemasaran untuk klien. Mereka melakukan survey di gedung kantor mereka, dan dengan hati-hati merencanakan pengumpulan data untuk menargetkan gedung mereka sekaligus membantu mereka menghindari pengambilan citra berlebihan dari area sekitar, sehingga perlindungan data untuk orang dan perusahaan terjamin.
Penerbangan mereka dilakukan pada sore hari. Merencanakan penerbangan pada waktu yang tepat, seperti dalam kasus ini, membantu menghindari distorsi dari perubahan bayangan seiring berjalannya hari.

Aktivitas ini juga dipermudah dengan 1 jam waktu penerbangan dengan DJI Matrice 300 RTK. Konsultan menggunakan penentuan posisi RTK untuk menunjukkan seberapa akurat teknik ini, dengan Stasiun D-RTK 2 yang menghilangkan kebutuhan GCP tetapi tetap memberikan hasil yang sangat akurat.
Sementara banyak ahli survey menggunakan GCP, beberapa lebih suka menggunakan RTK atau PPK untuk proyek mereka, terutama jika bekerja dengan drone tertentu yang memiliki RTK bawaan.
Setelah data terkumpul, tim mengimpor citra drone ke PIX4Dmapper, dengan total 349 citra yang dikumpulkan dari area 3944 meter persegi. Pemrosesan berlangsung cepat dan menghasilkan point clouds 3D serta Orthomosaic 2D dan Digital Surface Model (DSM). Semuanya merupakan output yang sering digunakan oleh klien mereka dalam survey profesional.

Outputnya juga mudah untuk diekspor, yang sangat penting bagi surveyor yang perlu membagikan output mereka.
Keakuratan keseluruhan proyek ini dibuktikan dengan GSD yang hanya 0,67 cm.
Ini berarti bahwa ruang antara piksel di layar mewakili 0,67 cm. Angka ini merupakan margin yang sangat kecil dan memungkinkan tingkat analisis yang sangat rinci.
Hasil ini menandakan bahwa solusi tersebut sangat cocok untuk inspeksi asuransi drone atau membuat catatan pemeliharaan gedung udara.
Proof of Concept dengan DJI Matrice 300 RTK
Pemetaan drone dapat menjadi hal yang menakutkan pada awalnya bagi siapa pun yang tidak terbiasa dengan teknologi drone atau software photogrammetry. Akan tetapi, drone DJI Matrice 300 RTK, payload photogrammetry DJI Zenmuse P1 dan mapping software PIX4Dmapper meminimalisir rasa ketakutan pengguna termasuk rasa ragu akan ketidakpastian hasil yang diperoleh. Dengan menyelesaikan proyek ini secara internal, konsultan telah menciptakan alat penjualan pemetaan drone yang ideal yang dapat mereka gunakan untuk menunjukkan bagaimana solusi atau layanan mereka dapat diterapkan oleh profesional lain.

Menurut engineer drone untuk industri dari konsultan tersebut, bekerja dengan Pix4D menjadi sangat mudah bagi kami dengan antarmuka yang ramah pengguna dan wizard yang memandu kami melalui perangkat lunak.
Kami hanya membutuhkan pengetahuan dan informasi dasar dari webinar Pix4D untuk mencapai hasil yang sangat baik. Selain itu, ekspor ke format 3D dapat dicetak secara langsung untuk mencetak proyek tanpa software lanjutan.
Manfaat Bisnis
Menggunakan drone untuk memetakan bangunan membuat konsultan berhasil model 3D dari awal dan mendokumentasikan seluruh proses, serta membuat laporan terperinci di PIX4Dmapper untuk membuktikan apa yang dicapai dengan pengukuran nyata. Ini memberikan tingkat akuntabilitas yang sangat penting untuk survei industri dan berbagi data survey.
Pelajari solusi drone mapping DJI dan software pemetaan PIX4D lainnya.
Questions? Please let us know how we can help.
Connect further with us by filling the contact form below, or at:
Email: enterprise@halorobotics.com
WhatsApp: +62811-8549-888
This article is a translation from PIX4D. Original article can be found on: Testing the Tools for surveyors: Drone Building Inspections

Mira Aziza has worked with Halo Robotics since 2014, and is deeply passionate about educating the Indonesian market about the transformative potential of drone technology to improve efficiency, safety, and process optimization at large scale in the biggest companies and government organizations in Indonesia. Having worked directly with the biggest developers of commercial drone technology in the world for more than 10+ years, Mira is well recognized as a credible authority in the commercial drone industry, and is trusted for her coverage of the most important trends shaping the ways that drones are being implemented at enterprise scale across Indonesia.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.