Teknologi cargo drone kini bukan lagi sekadar konsep futuristik. Di Indonesia, kebutuhan akan drone pengiriman barang untuk tambang, konstruksi, hingga offshore terus meningkat. Namun pertanyaan utamanya adalah: Apakah cargo drone benar-benar siap membawa beban berat dalam kondisi lapangan nyata? Berikut studi kasus uji fungsi drone pengiriman barang DJI FlyCart 100.
Di Mana Uji Cargo Drone Ini Dilakukan?
Pengujian cargo drone dilakukan di:
- Bandung (area perbukitan)
- Cileungsi (area industri terbuka)
Lokasi ini dipilih untuk menguji kemampuan drone pengiriman barang dalam kondisi kontur berbeda, sekaligus mengukur stabilitas sistem heavy-lift.
Berapa Jarak Maksimal Cargo Drone Tanpa Muatan?
Dalam skenario tanpa payload, cargo drone ini mencatat:
- Jarak maksimum: ±6,7 km
- Durasi terbang: hingga 20 menit
- Konfigurasi: dual battery system
Hasil ini menunjukkan bahwa drone pengiriman barang mampu menjaga efisiensi daya untuk operasi mid-mile, yang umum dibutuhkan industri Indonesia.
Berapa Beban Maksimal Drone Pengiriman Barang Ini?
Pengujian dilakukan dengan berbagai skenario payload:
- 54 kg → stabil dengan sistem winch (pengujian di Bandung)
- 80–87 kg → tetap terkendali (pengujian di Cileungsi)
- Mode operasi: Manual & Waypoint


Apakah Drone Tetap Stabil Saat Beban Berat?
Pada beban mendekati 87 kg:
- Kontrol tetap responsif
- Sistem lifting presisi
- Konsumsi baterai masih dalam batas aman
Artinya, drone pengiriman barang ini tidak hanya unggul secara spesifikasi, tetapi juga terbukti stabil dalam uji fungsi nyata.
Kenapa Drone Penting untuk Industri Indonesia?
Kebutuhan akan drone pengiriman barang di Indonesia sangat relevan untuk:
- Tambang jarak antar pit
- Distribusi material konstruksi
- Pengiriman logistik offshore ringan
- Area terpencil dan berbukit
Drone pengiriman barang kategori heavy-lift mid-mile (3–7 km) menjadi solusi yang paling aplikatif saat ini.

Apa Kesimpulan dari Studi Kasus Ini?
Jika tolok ukurnya adalah implementasi nyata di sektor tambang, konstruksi, dan site industri, maka cargo drone DJI FlyCart 100 terbukti:
✔ Mampu membawa beban hingga ±87 kg
✔ Stabil di jarak ±6–7 km
✔ Mendukung sistem winch untuk drone pengiriman barang tanpa landing
✔ Efisien dengan konfigurasi dual battery

Studi kasus ini menunjukkan bahwa cargo drone bukan lagi eksperimen. Drone pengiriman barang kini sudah siap digunakan secara operasional di Indonesia.
Bagi perusahaan yang mempertimbangkan adopsi drone pengiriman barang untuk efisiensi logistik, validasi lapangan ini menjadi bukti bahwa drone pengiriman barang heavy-duty sudah masuk tahap implementasi nyata — bukan sekadar wacana teknologi.
Baca juga: Review: Perbandingan Cargo Drone DJI FlyCart 100 vs FlyCart 30

Mira Aziza has worked with Halo Robotics since 2014, and is deeply passionate about educating the Indonesian market about the transformative potential of drone technology to improve efficiency, safety, and process optimization at large scale in the biggest companies and government organizations in Indonesia. Having worked directly with the biggest developers of commercial drone technology in the world for more than 10+ years, Mira is well recognized as a credible authority in the commercial drone industry, and is trusted for her coverage of the most important trends shaping the ways that drones are being implemented at enterprise scale across Indonesia.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.