Cara Menghemat Herbisida Dengan Drone Agriculture DJI Agras T30

DJI AGRAS T30 menghemat herbisida dalam mengatasi hama

Pengaruh Hama Pada Pertumbuhan Ladang

Pengelolaan gulma di lahan pertanian merupakan sebuah tantangan global, dengan adanya gulma dapat menurunkan hasil panen dan mengakibatkan persaingan sumber daya. Sebenarnya gulma sendiri adalah tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya yang pertumbuhannya tidak dikehendaki dan umumnya merugikan karena dapat menghambat pertumbuhan, mengakibatkan penurunan dan kualitas produksi, atau yang biasa kita sebut sebagai “Hama”. Untuk memerangi hama dan melindungi tanaman, akhirnya petani menggunakan herbisida. Namun penggunaan herbisida yang berlebihan tidak hanya meningkatkan biaya operasional petani tetapi juga merusak Kesehatan ekosistem

Banyak negara telah menetapkan tujuan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia pertanian. The European Green Deal bertujuan untuk Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia Pertanian hingga 50% pada tahun 2030. Melalui studi kasus manajemen Cirsium arvense, partners DJI PlantaDrone Kft. dan Duplitec Kft. baru-baru ini membuktikan bahwa pertanian presisi dan teknologi drone semprot DJI dapat membantu mencapai tujuan ini dengan menerapkan multispectral scouting dan penyemprotan yang presisi menggunakan drone.

Kerugian Petani Akibat Serangan Hama

Cirsium arvense adalah hama yang tersebar luas di banyak benua, termasuk Eropa.
Kerugian Petani Akibat Serangan Hamat

  1. Hama bersaing dengan tanaman-tanamanan untuk sumber daya tanah dan menyebarkan racun kimia beracun ke tanaman lain
  2. Hama menyebabkan petani kehilangan hasil panen yang cukup parah
  3. Hama dapat menyebar dari biji dan dari batang bawah tanah
  4. Membuat pengolahan tanah dan pembajakan menjadi tidak efektif dalam mengendalikan penyebaran Hama Cirsium arvense

Penyemprotan herbisida adalah metode pengelolaan yang paling umum digunakan. Secara tradisional, pada musim gugur atau musim semi, sebelum atau sesudah penyemaian (pembibitan ulang) petani menggunakan traktor untuk menyemprotkan seluruh lahan seluas 300L/hektar dan larutan herbisida yang mengandung 5L glifosat.

Operasi Mengurangi Penggunaan Herbisida Dengan Mensegmentasi Titik Semprot

Cara Menghemat Herbisida Dengan Drone Agriculture yang pertama adalah dengan menerbangkan drone DJI Phantom 4 Multispectral di atas lahan sereal seluas 18 hektar untuk mengumpulkan gambar multispectral, kemudian menggunakan Software DJI Terra untuk memproses dan menghasilkan peta NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) dari gambar-gambar yang telah diambil. Mengingat bahwa ini sebelum penyemaian dan tidak ada tanaman-tanaman lain yang ada di lapangan, NDVI secara efektif menemukan patch Cirsium arvense di lapangan (patch hijau ditunjukkan pada gambar di bawah).

Cara menghemat penggunaan Herbisida menggunakan drone agriculture 2

Berdasarkan peta NDVI, mereka menghasilkan peta resep. Tiga dosis yang berbeda dari larutan glifosat disemprotkan, tergantung pada kepadatan infeksi dari bintik-bintik hama (infeksi lemah, sedang, dan kuat).

  1. Larutan 8L/ha disemprotkan pada area yang terinfeksi lemah (0≤0,1),
  2. Larutan 10L/ha pada area terinfeksi sedang (0,1≥0,2) (E. SZALMA (2021).
  3. Area dengan NDVI≤0 tidak disemprotkan.

Di setiap 10L larutan, ada 3,5L glifosat (konsentrasi 35%). 

Cara menghemat penggunaan Herbisida menggunakan drone agriculture 2

Misi resep ini kemudian dikirim dari software DJI Terra ke drone pertanian DJI Agras T30 untuk penyemprotan di ketiga titik area.

Misi resep ini kemudian dikirim dari software DJI Terra ke drone DJI Agras T30 untuk penyemprotan di ketiga titik area.

Hasil Penyemprotan Pada Ketiga Titik Area Dengan DJI Agras T30

Drone menggunakan 83L larutan, yang mengandung 29L glifosat. Dibandingkan menggunakan traktor, Penyemprotan menggunakan drone perkebunan yang mana akan menggunakan total 90L dan menyimpan bahan kimia hingga 67,78%, yang berarti hasil penghematan mencapai 14,57 EUR per hektar untuk petani atau setara Rp. 225.022,26 (E. SZALMA (2021). 

Cara menghemat herbisida dengan drone agriculture dji agras t30

Setelah berhasil membantu petani mengurangi penggunaan glifosat dan biaya bahan kimia melalui penyemprotan di titik-titik area tertentu menggunakan Drone DJI Agriculture Elemér Szalma Insinyur dari PlantaDrone, ia percaya bahwa teknologi Drone akan menjadi signifikan bagi EU’S Green Deal. “Jika kami ingin mencapai tujuan penurunan bahan kimia pertanian  EU’S Green Deal pada tahun 2030, peluang terbaik kami adalah penyemprotan/penyebaran zona/spot dan tentunya penerapan Variable Rate menggunakan bantuan Drone DJI Agras T30 dan DJI Phantom 4 Multispectral dan Software DJI Terra untuk membuat Peta Titik Semprot yang akurat.

cara menghemat herbisida dengan drone agriculture dji agras t30-halo robotics

Pelajari lebih lanjut mengenai drone agriculture disini

Jika ada pertanyaan lain, silahkan hubungi kami melalui:
Email: enterprise@halorobotics.com
WhatsApp: +62811-8549-888

For more infomation, visit our:
Website: https://halorobotics.com/
Online Store: https://halorobotics.com/shop/
Facebook: www.facebook.com/halorobotics/
Instagram: www.instagram.com/halorobotics/
LinkedIn: www.linkedin.com/company/halo-robotics
Subscribe to our YouTube Channel: www.youtube.com/halorobotics

Comments are closed.

Welcome to Halo Robotics

Button WA