Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual

perbandingan efisiensi penggunaan pestisida dengan drone vs metode manual

Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual

Blog ini akan membahas perbandingan efisiensi penggunaan pestisida antara drone dan metode manual, namun contoh kali ini kami ambil dari studi kasus penggunaan drone DJI Agras T40 oleh rekan kami James Lyon dalam mengatasi masalah pengelolaan padang rumput di Australia atas serangan blackberry yaitu gulma yang sulit dikendalikan dan dapat menyebabkan kerugian ekonomi secara signifikan.

Drone vs Metode Manual

Awalnya James Lyon melakukan eksperimen yaitu memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan mengenali gulma yang berbahaya yang tumbuh di padang rumput. Yang mana menurutnya metode manual atau cara tradisional sering kali tidak cukup efektif karena tidak dapat menghilangkan seluruh akarnya. Selain itu, metode lain seperti pembakaran atau pengendalian biologis dapat berdampak negatif terhadap ekosistem.

Dalam eksperimennya, James menemukan bahwa pengendalian kimiawi adalah metode yang paling dapat diandalkan, tapi nggak sampe di situ aja, James mulai melakukan penelitian pada drone penyemprot dan drone pemetaan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam pengelolaan gulma di padang rumput.

Efisiensi Penggunaan Pestisida Melalui Drone dalam Pengelolaan Gulma

Penggunaan drone dalam upaya meningkatkan efisiensi penggunaan pestisida dalam pengelolaan gulma telah membawa perubahan signifikan dalam industri pertanian, nah berikut ini adalah step by step sebelum menerapkan metode drone untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pestisida.

1. Survei Udara dengan Drone Multispectral DJI Mavic 3 Multispectral

Drone seperti DJI Mavic 3 Multispectral mampu melakukan survei lahan seluas 57 hektar dalam waktu 30 menit dengan akurasi hingga tingkat centimeter. Drone DJI M3M juga dilengkapi dengan kamera multispectral dan RGB yang memungkinkan pemantauan yang efisien terhadap pertumbuhan padang rumput dapat mengidentifikasi lokasi gulma secara akurat sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pestisida.
Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual

2. Rekonstruksi Gambar Lahan dengan DJI Terra

Setelah survei udara, gambar atau data yang diambil dengan drone DJI Mavic 3 Multispectral diolah di dalam software DJI Terra yang dapat mengenali sumber gulma. Hal ini memberikan pendekatan yang lebih presisi dalam pengendalian gulma.

Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual - Rekonstruksi Gambar Lahan dengan DJI Terra

3. Buat Jalur Penerbangan 3D

Setelah mengetahui berdasarkan data dimana letak yang terkena gulma, bagian mana yang perlu difokuskan, setelah itu kita membuat jalur penerbangan 3D yang dapat memandu drone dalam operasi penyemprotan.

Pebandingan efisiensi penggunaan pestisida dengan drone vs metode manual buat jalur penerbangan 3d

4. Operasi Drone Pertanian (DJI Agras T40)

Drone DJI Agras T40 digunakan untuk melakukan penyemprotan pestisida ke area-area sesuai jalur penerbangan yang dibuat sebelumnya, yang mana penggunaan drone pertanian menjadi solusi meningkatkan efisiensi penggunaan pestisida dibandingkan dengan metode manual.
Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual - Breakdown Penggunaan T40

Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual - Operasi Drone Pertanian (DJI Agras T40)

Download Brosur Drone Pertanian DJI Agras T40

Keunggulan Penggunaan Drone Pertanian dibanding Metode Manual


Penyemprotan pestisida melalui drone dalam pengelolaan gulma di padang rumput memiliki beberapa keunggulan yang signifikan:
1. Keselamatan Kerja dan Intensitas Tenaga Kerja
Drone memungkinkan operator untuk bekerja pada jarak yang aman dengan risiko paparan bahan kimia yang minimal, terutama di padang rumput yang sering terletak di lereng yang curam, metode manual menjadi sulit dan berbahaya

Keunggulan Penggunaan Drone Pertanian dibanding Metode Manual

Perbandingan Efisiensi Penggunaan Pestisida dengan Drone vs Metode Manual - Keunggulan Penggunaan Drone Pertanian dibanding Metode Manual-

2. Penghematan Biaya dan Pengurangan Penggunaan Pestisida
Penggunaan drone dapat menghasilkan penghematan biaya hingga 50% dan pengurangan bahan kimia sebesar 51%. Ini mencakup berbagai aspek pengelolaan padang rumput seperti pengelolaan pupuk, pengendalian gulma, pengendalian hama, penyakit, pengelolaan tanah, dan benih.

Breakdown:

Perbandingan-Efisiensi-Penggunaan-Pestisida-dengan-Drone-vs-Metode-Manual-Breakdown-Penggunaan-T40

Baca Juga: Efisiensi Pertanian Pajele Menggunakan Drone DJI Agras T20P

Kesimpulan

Penggunaan drone dalam pengelolaan gulma di padang rumput telah membawa manfaat besar bagi pertanian, dengan efisiensi yang lebih tinggi, penghematan biaya, dan dampak positif pada lingkungan. Hal ini mengilustrasikan bagaimana teknologi modern dapat merevolusi cara kita menghadapi tantangan dalam pertanian dan mencapai hasil yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui:
WhatsApp: +62 811-1909-0099
Email: sales@halorobotics.com
www.halorobotics.com

For more information, visit our:
Facebook : https://www.facebook.com/halorobotics/
Instagram : https://www.instagram.com/halorobotics.official/ 
LinkedIn : www.linkedin.com/company/halo-robotics
Youtube: https://www.youtube.com/@Halo-robotics/videos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Welcome to Halo Robotics

Button WA