DJI Dock 3 menghadirkan sistem drone otonom yang mampu beroperasi secara otomatis, terjadwal, dan remote (BVLOS) tanpa kehadiran pilot di lapangan. Sistem ini dapat diterapkan di berbagai sektor industri yang membutuhkan pemantauan area dan aset skala besar, seperti power transmission, mining, agriculture, hingga keamanan area strategis. Melalui penerapan teknologi ini, drone otonom digunakan secara efisien, aman, dan konsisten untuk mendukung operasional berbasis data. Berikut tiga studi kasus penerapan DJI Dock 3 dan drone otonom di Indonesia.
1. Automated Power Transmission Inspection
Problem
Inspeksi aset transmisi listrik bertegangan tinggi memiliki risiko keselamatan tinggi jika dilakukan secara manual, memakan waktu, dan sulit dilakukan secara rutin.
Solution
PT PLN mengimplementasikan DJI Dock 3 dengan drone otonom M4TD untuk automated inspection dan surveillance. Drone otonom dijalankan melalui DJI FlightHub 2 dengan misi waypoint dan fly-to-coordinate, didukung kamera thermal, zoom tinggi, AI detection, dan live streaming.
Outcome
- Inspeksi aset dilakukan tanpa personel mendekati area bertegangan tinggi
- Deteksi dini anomali panas melalui kamera thermal drone otonom
- Monitoring real-time dari command center menggunakan DJI Dock 3
- Efisiensi waktu inspeksi meningkat signifikan
- Menjadi fondasi 24/7 automated asset monitoring berbasis drone otonom

2. Automated Mining Monitoring & Haul Road Analytics
Problem
Area tambang yang sangat luas dan kondisi haul road yang berubah cepat sulit dipantau secara manual. Diperlukan solusi pemetaan rutin yang aman dan akurat untuk mendukung operasional tambang.
Solution
PT BUMA menggunakan DJI Dock 3 sebagai platform otonom drone untuk menjalankan automated BVLOS mapping dengan Matrice 4 Dock. Sistem terintegrasi dengan DJI FlightHub 2 dan Strayos AI untuk analisis haul road management serta deteksi pothole dan crack secara otomatis.
Outcome
- Pemetaan drone otonom mencakup 68 Ha, 180 Ha, dan 30 Ha
- Akurasi tinggi dengan 1,1 cm horizontal dan 5 cm vertikal
- Analisis haul road lengkap (grade, crossfall, width, berm) dalam ±4 jam
- Deteksi pothole dan kerusakan jalan berbasis AI tanpa inspeksi manual
- Pengambilan keputusan operasional tambang lebih cepat dan terstandarisasi

3. Automated Security & Surveillance Perkebunan Sawit
Problem
Area perkebunan sawit PT HPI Agro sangat luas dan rawan pencurian, terutama pada malam hari. Metode patroli darat tidak efektif, sulit menjangkau area terpencil, dan tidak dapat dilakukan secara rutin serta terjadwal.
Solution
PT HPI Agro mengimplementasikan DJI Dock 3 dengan drone otonom Matrice 4 Thermal (M4TD) yang dioperasikan melalui DJI FlightHub 2. Drone menjalankan patroli udara otomatis siang–malam dengan dukungan kamera thermal, AI detection (people & vehicle), smart tracking, night scene mode, serta live streaming langsung ke command center.
Outcome
- Patroli otonom hingga 48–50 Ha per misi dalam ±30 menit
- Jangkauan pemantauan mencapai 2,5 km, termasuk area tanpa jaringan 4G
- Deteksi aktivitas mencurigakan lebih cepat dan akurat, terutama pada malam hari
- Operasional security berbasis DJI Dock 3 menjadi terjadwal dan efisien
- Risiko pencurian sawit menurun dengan respons keamanan yang lebih terarah

Baca juga: 3 Studi Kasus Drone Pemetaan Pertambangan

Mira Aziza has worked with Halo Robotics since 2014, and is deeply passionate about educating the Indonesian market about the transformative potential of drone technology to improve efficiency, safety, and process optimization at large scale in the biggest companies and government organizations in Indonesia. Having worked directly with the biggest developers of commercial drone technology in the world for more than 10+ years, Mira is well recognized as a credible authority in the commercial drone industry, and is trusted for her coverage of the most important trends shaping the ways that drones are being implemented at enterprise scale across Indonesia.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.