Matrice adalah solusi drone kelas enterprise yang dirancang untuk menjawab tantangan terbesar di industri mining, oil & gas, power transmission, construction & infrastructure, security, search & rescue, serta agriculture & environmental conservation. Masalah utama di sektor ini meliputi kebutuhan survey & mapping yang sangat presisi, inspection aset di area sulit dijangkau, security & surveillance atas jaringan dan fasilitas kritis, serta fire monitoring untuk mendeteksi titik panas lebih awal.
Masalah-masalah kompleks ini kini bisa diatasi dengan DJI Matrice 400, drone heavy-payload yang menawarkan waktu terbang panjang, kapasitas muatan hingga 6 kg, dan sistem AI onboard guna meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional. Sebagai distributor DJI Enterprise terbesar di Indonesia, Halo Robotics berkomitmen menyediakan solusi profesional terbaik di berbagai sektor industri utama.
FAQ DJI Matrice 400
Aircraft (Kendaraan / Platform)

Q: Berapa rating perlindungan (Ingress Protection/IP) DJI M400? Bisakah saya menerbangkannya saat hujan?
Matrice 400 memiliki rating IP55, tetapi tidak disarankan terbang saat curah hujan melebihi 100 mm dalam 24 jam.
Q: Sistem sensing apa saja yang dimiliki DJI Matrice 400?
- Sistem penglihatan binokular omnidirectional
- Sistem penglihatan binokular menghadap ke bawah
- LiDAR (termasuk LiDAR yang berputar horizontal dan LiDAR ke atas)
- Sensor inframerah 3D menghadap ke bawah
- Radar mmWave 6 arah
Q: Seberapa baik kemampuan penghindaran rintangan M400?
Kemampuan power line obstacle sensing (mendeteksi kabel listrik) sebagai berikut:
- Jika drone langsung menghadap saluran utama (kabel 21,6 mm, baja inti aluminium), sistem penginderaan rintangan dapat bekerja hingga kecepatan 25 m/s.
- Dengan kabel 12 mm, penginderaan rintangan didukung hingga 17 m/s. Performa bisa berbeda tergantung cuaca (kabut, hujan, salju) serta material, posisi, dan bentuk objek taget. Drone tidak bisa otomatis menghindari objek yang bergerak cepat, jadi terbanglah dengan hati-hati. Fungsi radar mmWave mungkin tidak tersedia di semua wilayah.
Q: Berapa kapasitas payload Matrice 400?
Konektor gimbal ketiga mendukung hingga 6 kg payload. Jika digunakan bersama gimbal lain, total payload non-DJI tetap maksimal 6 kg. DJI menyarankan produsen payload menyediakan laporan uji untuk memastikan keamanan penerbangan saat baterai rendah.

Q: Apakah DJI Matrice 400 mendukung dual baterai atau hanya satu baterai?
Matrice 400 menggunakan satu baterai.
Q: Apa sertifikasi di Eropa untuk Matrice 400?
DJI Matrice 400 telah disertifikasi sebagai C3 oleh European Union Aviation Safety Agency (EASA).
Q: Bagaimana cara mengaktifkan DJI Matrice 400?
- Untuk DJI RC Plus 2 Enterprise Enhanced, pada penggunaan pertama, hubungkan ke internet via Wi-Fi atau hotspot smartphone, lalu ikuti instruksi yang muncul di remote controller untuk aktivasi.
- Setelah RC Plus 2 Enterprise Enhanced aktif, sambungkan ke drone menggunakan aplikasi DJI Pilot 2, lalu lanjutkan instruksi aktivasi melalui aplikasi tersebut.
Q: Tanpa dongle 4D (SIM Card), bagaimana cara menggunakan layanan Network RTK?
Anda dapat menghubungkan ke Network RTK melalui Wi-Fi pada remote controller.
Q: Apakah layanan Network RTK terikat pada remote controller atau pesawat?
Jaringan RTK terikat pada remote controller.
Q: Apakah DJI Matrice 400 mendukung “quick start” setelah pergantian baterai?
Matrice 400 memiliki kapasitor bawaan yang menyediakan daya cadangan ke komponen penting selama penggantian baterai. Jika pergantian baterai dilakukan dalam waktu kurang dari 45 detik, pesawat dapat melanjutkan operasi dengan cepat.
Q: Payload dan aksesori apa saja yang kompatibel dengan Matrice 400?
- Kamera gimbal: Zenmuse H30, H30T, L2, P1
- Aksesori fungsional: Zenmuse S1 Spotlight, Zenmuse V1 Speaker, Manifold 3, Modul DJI RC Plus 2 sub2G SDR, DJI Cellular Dongle 2
- Base station RTK: D-RTK 3 Multifunctional Station, D-RTK 2 Mobile Station
- Aksesori ekosistem: DJI X-Port, DJI E-Port V2 Development Kit, kabel koaksial E-Port V2, adapter SKYPORT V3 dan kit koaksialnya.
Q: Bisakah saya memasang konektor gimbal atas (upward) di Matrice 400?
Tidak.
Q: Opsi pemasangan apa saja yang didukung?
Matrice 400 mendukung pemasangan payload lewat konektor tunggal menghadap bawah, dual menghadap ke bawah, dan konektor gimbal ketiga (bawah).
Q: Berapa banyak port eksternal dimiliki Matrice 400?
Ada 4 port eksternal E-Port V2. Port E4 dari E-Port V2 bisa diperluas menjadi empat payload melalui E-Port HUB expansion plate, sehingga total hingga 7 payload.
Q: Apakah Matrice 400 memiliki baling-baling untuk ketinggian tinggi?
Tidak disediakan baling-baling khusus ketinggian tinggi, tetapi baling-baling standar mendukung penerbangan hingga 7.000 meter di atas permukaan laut.
Q: Jenis baling-baling apa yang didukung?
Menggunakan baling-baling 2510F standar.
Q: Apa manfaat dari posisi baling-baling depan dan belakang yang berbeda tinggi di Matrice 400?
Posisi berbeda membantu meningkatkan efisiensi propulsi dan menambah stabilitas penerbangan.
Q: Bolehkah saya mengganti sendiri baling-baling Matrice 400?
Ya, tetapi hanya disarankan dalam situasi darurat. Setelah operasi selesai, dealer harus memeriksa agar baling-baling terpasang dengan benar dan aman.
Q: Proses lepas landas di atas kapal?
- Sediakan area datar berukuran 3 × 3 m di dek tanpa halangan sebagai lokasi lepas landas dan pendaratan. Pastikan juga ruang di atas (overhead) bebas. Tempatkan pola titik pendaratan resmi di tengah sesuai spesifikasi DJI (ukuran, warna, dan bentuk).
- Matrice 400 mendukung lepas landas dari kapal yang diam serta pendaratan di kapal bergerak dengan kecepatan < 10 knot.
- Dalam mode pendaratan otomatis, jika pesawat gagal mengenali pola pendaratan, ia dapat naik otomatis dan keluar dari mode pendaratan saat ketinggian melebihi 20 meter. Jika pola berhasil dikenali saat naik, pendaratan otomatis akan dilanjutkan.
- Selama proses lepas landas atau pendaratan otomatis, Anda dapat menekan tombol C2 kapan saja untuk kembali ke kontrol manual.
- Jangan memasang payload di bagian bawah pesawat selama proses ini.
Q: Yang harus diperhatikan dalam menggunakan rotating LIDAR di Matrice 400?
- Pasang penutup pelindung pada LiDAR berputar ketika tidak digunakan.
- Jika dome LiDAR kotor, segera bersihkan menggunakan kain pembersih yang disertakan agar performa penginderaan tidak terganggu.
Q: Apakah Matrice 400 mendukung fungsi relay (perantara sinyal)? Jika ya, berapa pesawat yang bisa direlay sekaligus?
Ya, Matrice 400 mendukung fungsi relay onboard dan dapat menyediakan relay untuk satu Matrice 400 tambahan pada satu waktu.
Catatan: fitur ini mungkin tidak tersedia di negara/wilayah yang tidak mendukung frekuensi 5 GHz.
Q: Apakah Matrice 400 mendukung D-RTK 3?
Ya.
Q: Apakah Matrice 400 mendukung 4G Enhanced Transmission?
Ya. Pesawat ini mendukung pemasangan dua modul transmisi video 4G yang ditingkatkan.
Q: Bisakah aksesori Matrice 400 digunakan di Matrice 350?
Tidak. Aksesori antara Matrice 400 dan Matrice 350 tidak kompatibel satu sama lain.
Remote Controller

Q: Apa perbedaan antara DJI RC Plus 2 Enterprise dan DJI RC Plus 2 Enterprise Enhanced
DJI RC Plus 2 Enterprise Enhanced bisa dilengkapi modul sub2G SDR, mendukung pita frekuensi di bawah 2 GHz untuk memperluas jangkauan komunikasi dan ketahanan terhadap interferensi.
Q: Apa fungsi modul DJI RC Plus 2 sub2G SDR?
Modul ini memungkinkan penggunaan pita komunikasi sub2G (di bawah 2 GHz), meningkatkan jangkauan dan kemampuan anti-interferensi antara pesawat dan remote controller.
Q: Apakah RC Plus 2 Enterprise/Enterprise Enhanced mendukung Matrice 4, Matrice 4D, Mavic 3 Enterprise, Matrice 3D, dan Matrice 350 RTK?
- Tidak mendukung Mavic 3 Enterprise, Matrice 3D, atau Matrice 350 RTK.
- Mendukung Matrice 4 dan Matrice 4D, tapi versi firmware harus ≥ 14.1 agar dapat dipasangkan.
- Tidak semua drone mendukung pita komunikasi sub2G.
Q: Apakah DJI RC Plus 2 Enterprise dan Enhanced dapat diisi daya dengan charger USB-C pihak ketiga?
Ya. Namun untuk kecepatan optimal, disarankan menggunakan port USB-C pada stasiun baterai BS100 atau charger USB-C PD dengan daya minimum 65W.
Q: Apakah RC Plus 2 Enterprise/Enhanced mendukung MSDK (Mobile SDK)?
Ya.
Battery & Charging

Q: Bagaimana cara mengisi ulang baterai TB100?
Gunakan stasiun pengisian BS100.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi penuh baterai TB100?
- Dengan sumber listrik 220V: mode fast charging ~45 menit; mode silent ~110 menit
- Dengan sumber listrik 110V: mode fast charging ~70 menit; mode silent ~110 menit
Waktu pengisian diukur pada suhu 25°C dalam lingkungan uji.
Q: Apakah baterai Matrice 400 mendukung fungsi pemanasan sendiri (self-heating)?
- Ya, Saat digunakan dengan stasiun baterai: jika suhu < 5°C, baterai akan otomatis memanaskan hingga > 20°C sebelum pengisian.
- Saat digunakan di pesawat: jika suhu < 20°C, baterai akan otomatis memanaskan hingga 20°C dan kemudian berhenti pemanasan, masuk modus pemeliharaan suhu.
Q: Apa yang perlu diperhatikan terkait penggunaan baterai TB100C tethered (terikat)?
Baterai TB100C tethered harus digunakan dengan sistem daya tethered atau drone dock yang merupakan bagian dari ekosistem mitra DJI. Rincian khusus harus dikonsultasikan dengan mitra ekosistem terkait.
Q: Apakah kabel sambungan tethered diperbolehkan digunakan untuk mengangkat baterai?
Tidak. Kabel sambungan hanya untuk aliran listrik dan tidak diperbolehkan untuk angkat baterai.
Q: Seperti apa jika fungsi power-off endurance diimplementasikan?
- Untuk menggunakan fungsi ini, baterai dapat diganti (hot-swapped) langsung tanpa mematikan perangkat secara manual.
- Jika tidak ingin menggunakan fungsi tersebut, matikan perangkat terlebih dahulu (short press + long press) sebelum mengganti baterai.
Q: Yang harus diperhatikan ketika memasukkan atau melepas baterai?
- Pastikan baterai terkunci sepenuhnya sebelum menekan tuas pegangan untuk mencegah gangguan pivot.
- Pada baterai WB37 (baterai kecil), setelah terisi penuh, tekan tombol unlock sebelum melepas dari stasiun pengisian.
Q: Cara memastikan baterai terpasang dengan benar?
Setelah memasukkan baterai ke perangkat, tekan tuas hingga terdengar ‘click’, yang menandakan bahwa tuas telah terkunci.
Q: Apa fungsi port USB-C pada baterai?
Port USB-C dapat digunakan untuk pengisian ulang dan transfer data.
Q: Apa yang perlu diperhatikan untuk baterai kecil WB37?
Setelah baterai kecil (WB37) terisi penuh, tekan tombol unlock sebelum melepas dari stasiun pengisian.
Q: Berapa daya pengisian maksimum stasiun baterai BS100?
Pengaturan output tergantung tegangan input:
- Tegangan 100–110 VAC → output 54,6 V DC, maksimum arus 21,7 A
- Tegangan 110–180 VAC → output 54,6 V DC, maksimum arus 27 A
- Tegangan 180–240 VAC → output 54,6 V DC, maksimum arus 40 A
Software
Q: Bagaimana cara memperbarui firmware DJI Matrice 400?
Beberapa metode:
- Hubungkan pesawat ke komputer, kemudian gunakan DJI Assistant 2 (Enterprise) untuk update firmware perangkat dan remote controller.
- Gunakan aplikasi DJI Pilot 2 untuk memperbarui firmware pesawat dan remote.
- Download paket firmware offline dari situs resmi DJI, kemudian masukkan ke SD card di remote controller untuk pembaruan offline.
Q: Aplikasi apa saja yang didukung oleh Matrice 400?
Matrice 400 mendukung DJI Pilot 2 dan aplikasi lain yang dikembangkan menggunakan MSDK (Mobile SDK).
Q: Apakah Matrice 400 mendukung dual control?
Ya.
Q: Apakah Matrice 400 dapat diintegrasikan dengan DJI FlightHub 2 untuk kontrol jarak jauh pesawat dan payload?
Ya. Dengan FlightHub 2 Anda dapat mengontrol penerbangan, kamera gimbal, aksesori PSDK, dan fungsi rute dari jarak jauh.
Open Developer Ecosystem / SDK
Q: SDK Jenis apa yang didukung oleh Matrice 400?
Matrice 400 mendukung:
- Manifold 3
- Payload SDK (PSDK)
- Mobile SDK
- Cloud API
Lain-lain (Others)
Q: Bisakah saya menggunakan DJI Matrice 400 antar negara atau wilayah?
Tidak secara otomatis. Pastikan memeriksa izin, regulasi, dan persyaratan untuk negara atau wilayah tempat Anda akan mengoperasikan sebelum membeli atau menggunakan.
Kesimpulan

Matrice 400 adalah drone heavy-payload paling canggih untuk kebutuhan industri yang memerlukan efisiensi tinggi, keamanan maksimal, dan operasi jarak jauh. Dengan kemampuan membawa payload berat, waktu terbang panjang, dan teknologi AI onboard, DJI Matrice 400 menetapkan standar baru dalam misi survey & mapping, inspection, security, dan fire monitoring.
Halo Robotics siap membantu perusahaan Anda mengoptimalkan penggunaan DJI Matrice 400 melalui layanan purna jual profesional. integrasi, pelatihan, dan demo langsung di lokasi Anda secara gratis!
Baca juga: Ini Alasan Kenapa Industri Modern Butuh DJI M400

Mira Aziza has worked with Halo Robotics since 2014, and is deeply passionate about educating the Indonesian market about the transformative potential of drone technology to improve efficiency, safety, and process optimization at large scale in the biggest companies and government organizations in Indonesia. Having worked directly with the biggest developers of commercial drone technology in the world for more than 10+ years, Mira is well recognized as a credible authority in the commercial drone industry, and is trusted for her coverage of the most important trends shaping the ways that drones are being implemented at enterprise scale across Indonesia.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.