CASE STUDIES
Beranda » Blog » Penggunaan Drone Thermal dan LIDAR dalam Upaya Pelestarian Populasi Orangutan di Kalimantan

Penggunaan Drone Thermal dan LIDAR dalam Upaya Pelestarian Populasi Orangutan di Kalimantan

penggunaan drone tehrmal dan lidar dalam upaya pelestarian orangutan di kalimantan, indonesia

Penggunaan drone thermal dan LIDAR dalam upaya pelestarian populasi orangutan di Kalimantan, Indonesia.

OFI (Orangutan Foundation International)

Orangutan Foundation International (OFI) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pelestarian dan perlindungan orangutan serta habitatnya. OFI didirikan oleh Dr. Biruté Mary Galdikas pada tahun 1986 dan beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia terutama di Kalimantan (Borneo) untuk melindungi dan merawat orangutan yang terancam punah akibat perusakan habitat dan perdagangan ilegal.

Yang mana dalam upaya menjaga dan melestarikan populasi orangutan dan habitatnya OFI memutuskan untuk mengambil langkah kritis sebelum menerapkan metodologi penyelamatan yang efektif, yakni dengan mengadopsi penggunaan drone thermal dan LIDAR bersama Halo Robotics yang merupakan distributor tunggal drone DJI Enterprise di Indonesia, yang dalam praktiknya melatih tim OFI dalam menemukan, menghitung populasi, memahami dinamika, dan menganalisis karakteristik demografis orangutan dengan akurat.

Penggunaan drone thermal dan lidar dalam upaya pelestarian orangutan di kalimantan Indonesia

Penggunaan Drone Thermal dan LIDAR pada Konservasi Hewan Liar

Drone thermal sendiri adalah jenis drone yang dilengkapi dengan sensor thermal yang memanfaatkan radiasi infrared yang mampu mendeteksi perbedaan suhu suatu objek dan mengkonversikannya menjadi suatu visual yang dapat diidentifikasi dan dianalisis. Dalam konteks ini Halo Robotics mengadopsi penggunaan drone thermal DJI M30T untuk memantau aktivitas dan perhitungan populasi orangutan di tanah Kalimantan dalam mendukung upaya perlindungan dan pemahaman karakteristik demografis spesies yang terancam punah.

Download Brosur Drone DJI M30T

Sedangkan LIDAR adalah drone yang dilengkapi dengan sensor LIDAR yang dapat menghasilkan data 3D yang sangat akurat tentang topografi, struktur permukaan, dan objek di area yang dijelajahi. Dalam kasus ini tim OFI dan Halo Robotics menggunakan sensor LIDAR DJI Zenmuse L1 sebagai peralatan untuk memetakan habitat orangutan, memantau dan mengukur ketinggian vegetasi habitat orangutan dan mengkonversikannya ke dalam model 3D yang dapat digunakan oleh tim OFI menganalisis ekosistemnya.

Penggunaan drone thermal dan lidar dalam upaya pelestarian orangutan di kalimantan 2

Pelatihan Drone Thermal dan LIDAR

Dalam praktiknya, tim OFI bersama tim Halo Robotics yang terdiri atas satu orang pilot, data processing LIDAR, dan satu orang dokumenter menelusuri Taman Nasional Tanjung Puting untuk melakukan pelatihan penggunaan drone thermal dan LIDAR untuk pemantauan populasi orangutan dan survey ketinggian pepohonan di area Taman Nasional Tanjung Puting. Pelatihan ini berlangsung selama enam hari berturut-turut, dan akan terus dikembangkan oleh Tim OFI sebagai langkah kritis menemukan metodologi penyelamatan orangutan yang efektif di wilayah ekstensif.

Penggunaan drone thermal dan lidar dalam upaya pelestarian orangutan di kalimantan

Potensi dan Dampak Positif Penggunaan Drone Thermal dan Drone LIDAR dalam Upaya Konservasi Orangutan

Yang mana setelah mendapatkan data populasi orangutan dengan akurat akan ada banyak potensi dan dampak positif yang akan didapat bagi pengelola konservasi orangutan di Indonesia, dari segi bisnis salah satunya yakni:

  • Peningkatan Dukungan Keuangan: Data populasi Orangutan yang akurat meningkatkan daya tarik proyek konservasi bagi donor dan investor serta dapat meyakinkan pihak-pihak yang berpotensi untuk memberikan dukungan finansial kepada proyek konservasi.
  • Meningkatkan Kredibilitas: Data populasi orangutan yang akurat dan terpercaya dapat meningkatkan kredibilitas organisasi konservasi, memperkuat hubungan dengan masyarakat, pemerintah, dan mitra.
  • Dukungan Lebih Banyak dari Pemerintah dan Regulasi: Data populasi orangutan yang akurat dan terverifikasi mendukung argumen kepada pemerintah, memperoleh izin dan regulasi yang mendukung.
  • Meningkatkan Kemampuan Perencanaan: Penggunaan drone thermal dalam mengumpulkan data populasi orangutan yang akurat membantu perencanaan yang lebih efektif dan strategis bagi konservasi orangutan.
  • Potensi untuk Kemitraan yang Lebih Kuat: Data populasi orangutan yang akurat dalam pendekatan ilmiah dapat memperkuat kemitraan dengan institusi akademis dan penelitian.
  • Memperkuat Negosiasi dengan Pihak Eksternal: Informasi populasi orangutan yang akurat dan kuat mendukung negosiasi dengan pihak luar seperti perusahaan dan pihak berkepentingan.
  • Peluang Pemasaran dan Promosi: Data penelitian populasi yang akurat dapat digunakan dalam kampanye yang menonjolkan hasil konservasi, menarik lebih banyak dukungan.

Pelajari lebih lanjut drone thermal DJI Matrice 30T dan sensor LIDAR DJI Zenmuse L1 di bawah ini:

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami melalui:
WhatsApp: +62 811-1909-0099
Email: sales@halorobotics.com
www.halorobotics.com

For more information, visit our:
Facebook : https://www.facebook.com/halorobotics/
Instagram : https://www.instagram.com/halorobotics/
LinkedIn : www.linkedin.com/company/halo-robotics
Youtube: https://www.youtube.com/@Halo-robotics/videos

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Welcome to Halo Robotics

Button WA Blog