Apa Itu Underwater Drone & Mengapa Kamu Perlu Tahu?
Apa itu underwater drone atau ROV bawah air?
Underwater drone (atau ROV โ Remotely Operated Vehicle) adalah robot bawah air yang dikendalikan dari permukaan melalui kabel tether atau nirkabel. Perangkat ini digunakan untuk misi inspeksi, fotografi bawah laut, penelitian ilmiah, pencarian dan penyelamatan (SAR), serta pemantauan lingkungan.
Siapa yang menggunakan underwater drone di Indonesia?
Di Indonesia, underwater drone banyak digunakan oleh tim SAR Basarnas, Dinas Kelautan & Perikanan, perusahaan minyak & gas offshore, operator selam profesional, videografer bawah laut, serta peneliti universitas dan lembaga LIPI/BRIN.
๐ก Tahukah kamu? Pasar global underwater drone diproyeksikan tumbuh hingga USD 4,8 miliar pada 2027, didorong meningkatnya kebutuhan inspeksi offshore, aquakultur, dan eksplorasi oseanografi di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Top 5 Underwater Drone Terbaik 2025
Kami mengevaluasi berdasarkan kedalaman operasional, kualitas kamera, thruster, daya tahan baterai, panjang tether, fitur AI, dan dukungan purna jual โ terutama ketersediaannya di pasar Indonesia.
1. Underwater Drone QYSEA Fifish X1
๐ Raja Underwater Drone โ Terbaik di Dunia 2025
Mengapa QYSEA Fifish X1 disebut underwater drone terbaik di dunia?
QYSEA Fifish X1 bukan sekadar drone bawah air, melainkan platform ROV profesional yang dirancang untuk kebutuhan inspeksi dan operasi industri. Dengan navigasi presisi tinggi, kemampuan operasi jangka panjang, serta sistem modular yang fleksibel, FIFISH X1 mampu mendukung berbagai misi bawah air secara efisien dan adaptif. Solusi ini digunakan dalam berbagai sektor seperti offshore oil & gas, offshore wind, subsea infrastructure, serta maritime & shipping.
| Kamera | Dual Camera System 4K UHD & Ultra-Wide FOV |
| Kedalaman Maks. | 350 meter |
| Thruster | 6 Degrees of Freedom (6 DOF) |
| Baterai | No Battery (Direct Power Supply) |
| Tether | Panjang kabel: 350 m, Berat gulungan: 53 kg |
| Lampu | Dual LED Lighting 12.000 Lumens |
| Kapasitas Payload | 15 kg |
| AI Features | AI Inertial Navigation (U-INS Plus) AI Collision Avoidance AI Non-Destructive Measurement |
| Berat | ย โค30 kg |
| Suhu Operasi | -10ยฐC โ 50ยฐC |
โ Kelebihan
- Lampu terang 12,000 lumens Tetap jelas di kondisi gelap atau air keruh
- Gerak bebas (6 arah) Mudah bermanuver di area sempit
- Fitur pengukuran Membantu analisa kondisi objek bawah air
- Kedalaman hingga 350 m Cocok untuk pekerjaan laut dalam
- Operasi 24/7 Bisa digunakan terus menerus tanpa perlu isi ulang baterai
- Stabil di air (station lock) Bisa diam di satu posisi tanpa terbawa arus
- Navigasi presisi Posisi tetap akurat saat melakukan inspeksi
- Payload besar Mampu membawa berbagai alat tambahan
- Modular & fleksibel Mudah dipasang sensor atau aksesoris sesuai kebutuhan
- Dual kamera 4K Tampilan depan dan bawah untuk hasil lebih lengkap
โ Kekurangan
- Harga premium (investasi profesional)
- Bobot 4,2 kg โ kurang portabel untuk solo trip
- Membutuhkan pelatihan teknis awal
๐ Verdict
QYSEA Fifish X1 adalah puncak teknologi drone bawah air yang tersedia saat ini. Jika Anda seorang profesional, tim SAR, perusahaan offshore, peneliti, atau sinematografer bawah laut, ini adalah investasi terbaik tanpa kompromi. Tidak ada yang mendekati kombinasi kedalaman, daya tahan, AI, dan kualitas gambarnya di 2025.
2. Drone Bawah Air Blueye X3
๐ฅ ROV Profesional dari Norwegia โ Desain Industri
Apa keunggulan Blueye X3 dibanding drone bawah air lainnya?
Blueye X3 adalah ROV profesional buatan Norwegia yang dirancang khusus untuk kondisi laut Arktik dan perairan ekstrem. Digunakan oleh angkatan laut, perusahaan energi, dan tim riset di seluruh dunia. Kualitas build Eropa dengan fitur industri yang sangat andal.
| Kamera | 4K UHD @ 30fps, wide angle 150ยฐ |
| Kedalaman Maks. | 305 meter |
| Thruster | 4 thruster (horizontal + vertikal) |
| Endurance | ยฑ3 jam aktif |
| Tether | Hingga 200 meter |
| Lampu | 4.000 lumen |
โ Kelebihan
- Kedalaman 305 m โ dalam dari Fifish X1
- Build quality industri standar Eropa
- Software manajemen misi canggih
- Tahan kondisi ekstrem & arus kuat
โ Kekurangan
- Hanya 4 thruster โ manuver kurang lincah
- Endurance jauh lebih pendek (3 jam vs 10 jam)
- Tidak ada fitur AI bawaan
- Harga sangat mahal, stok terbatas di Indonesia
3. Underwater ROV Geneinno Titan T1 Pro
๐ฅ ROV Powerful untuk Profesional & Semi-Pro
Apakah Geneinno Titan T1 Pro cocok untuk profesional di Indonesia?
Geneinno Titan T1 Pro adalah kompetitor tangguh dari China yang menawarkan kombinasi harga dan performa yang menarik. Populer di kalangan operator selam komersial dan tim inspeksi infrastruktur bawah air di Asia Tenggara.
| Kamera | 4K @ 30fps, stabilization elektronik |
| Kedalaman Maks. | 150 meter |
| Thruster | 6 thruster vektoral |
| Endurance | ยฑ4 jam |
| Tether | 100 meter (extendable 150 m) |
| Lampu | 4.500 lumen |
โ Kelebihan
- Harga lebih terjangkau dari Blueye
- 6 thruster โ manuver cukup baik
- Tersedia luas di marketplace Indonesia
- Ekosistem aksesori lengkap
โ Kekurangan
- Kedalaman maks. hanya 150 m
- Endurance lebih pendek
- Kualitas low-light di bawah Fifish X1
4. ROV Drone Chasing M2 Pro Max
Pilihan Terbaik untuk Entry-Level Profesional
Apakah Chasing M2 Pro Max worth it untuk pengguna pemula profesional?
Chasing M2 Pro Max adalah salah satu drone bawah air paling populer di pasar konsumer global. Desainnya ringkas, mudah dioperasikan, dan harganya lebih bersahabat. Cocok untuk fotografer bawah laut, operator inspeksi ringan, dan hobbyist serius.
| Kamera | 4K @ 30fps, EIS |
| Kedalaman Maks. | 100 meter |
| Thruster | 4 thruster |
| Endurance | ยฑ4 jam |
| Tether | 100 meter |
| Lampu | 2.000 lumen |
โ Kelebihan
- Harga paling terjangkau di list ini
- Ringan & portabel
- Mudah dioperasikan pemula
- Komunitas pengguna besar di Indonesia
โ Kekurangan
- Kedalaman max. hanya 100 m
- Lampu 2.000 lumen โ kurang untuk laut dalam
- Tidak ada AI features
- Terbatas untuk misi profesional berat
5. Drone Laut Gladius Advanced Pro
ROV Compact Bertenaga untuk Hobbyist & Semi-Pro
Apa yang membuat Gladius Advanced Pro menarik sebagai pilihan ke-5?
Gladius Advanced Pro menawarkan paket fitur yang solid dengan harga kompetitif. Keunggulannya ada pada konektivitas wireless-first dan form factor yang sangat compact โ mudah dibawa saat menyelam di lokasi-lokasi terpencil Indonesia.
| Kamera | 4K @ 30fps, 166ยฐ |
| Kedalaman Maks. | 100 meter |
| Thruster | 5 thruster |
| Endurance | ยฑ2 jam |
| Tether | 100 meter |
| Lampu | 2.200 lumen |
โ Kelebihan
- Form factor ultra-kompak
- Harga sangat kompetitif
- 5 thruster โ lebih stabil dari 4-thruster
โ Kekurangan
- Endurance hanya 2 jam
- Fitur terbatas vs kompetitor seharga
- Tidak cocok untuk misi profesional
Tabel Perbandingan: Top 5 Underwater Drone 2025
Berikut perbandingan cepat dari semua spesifikasi kunci โ untuk membantu kamu memilih yang paling sesuai kebutuhan:
| Drone | Depth | Thruster | Camera | Hours | Tether | Light | AI |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| QYSEA Fifish X1 | 200 m | 8 | 4K/60fps | 10 jam | 200 m | 6.000 lm | โ Ya |
| Air Blueye X3 | 305 m | 4 | 4K/30fps | 3 jam | 200 m | 4.000 lm | โ |
| Geneinno M1 Pro | 150 m | 6 | 4K/30fps | 4 jam | 150 m | 4.500 lm | โ |
| Chasing M2 Pro | 100 m | 4 | 4K/30fps | 4 jam | 100 m | 2.000 lm | โ |
| Gladius Advanced | 100 m | 5 | 4K/30fps | 2 jam | 100 m | 2.200 lm | โ |
*Data berdasarkan spesifikasi resmi dari masing-masing produsen per Maret 2025.

QYSEA Fifish X1 adalah underwater drone terbaik 2025 โ unggul di semua kategori dengan AI, Long-duration operation, dan kedalaman 350 m. Cocok untuk profesional SAR, migas, dan riset kelautan di Indonesia. Ingin membuktikan performanya langsung? Jadwalkan demo dengan tim Halo Robotics sekarang.
Baca juga: Jenis-Jenis Drone untuk Inspeksi Migas: Standar Baru di Industri Energi

Mira Aziza has worked with Halo Robotics since 2014, and is deeply passionate about educating the Indonesian market about the transformative potential of drone technology to improve efficiency, safety, and process optimization at large scale in the biggest companies and government organizations in Indonesia. Having worked directly with the biggest developers of commercial drone technology in the world for more than 10+ years, Mira is well recognized as a credible authority in the commercial drone industry, and is trusted for her coverage of the most important trends shaping the ways that drones are being implemented at enterprise scale across Indonesia.

Eli Moselle is the co-founder and CEO of Halo Robotics, which is widely recognized to be the best drone solutions provider in Indonesia, and the largest enterprise drone distribution company by revenue in Southeast Asia. Eli has a wide-ranging educational background, with a B.A. in Economics and Political Science from the University of British Columbia, and an M.Sc. in Strategic Studies from Nanyang Technological University, combining this with a broad set of experience and skills from more than 20+ years in international business across industries including Oil & Gas, Mining, Agriculture, Power Transmission, Environmental Science, Security and Risk Management. Eli is passionate about #dronesforgood and contributing to positive systemic change with drone technology, and personally reviews much of the writing on the Halo Robotics website to verify the accuracy and quality of the content.




