Teknologi Kamera Multispectral, RGB dan Thermal untuk Identifikasi Kesehatan Tanaman

Kamera Multispectral, RGB dan Thermal untuk Identifikasi Kesehatan Tanaman

kamera-multispectral-ndvi-thermal-vs-rgb-tanaman-pertanian-scaled.jpg
Cara manusia melihat tumbuhan (kiri) vs pencitraan multispectral

Kamera multispectral, RGB dan thermal seperti punya output yang dibutuhkan untuk menunjang sektor pertanian, apa saja outputnya?

Secara normal. mata manusia melihat tanaman berwarna hijau, seolah-olah tanaman tersebut sehat, padahal justru teknologi kamera multispectral memberikan output sebaliknya.

Teknologi kamera multispectral dari drone DJI Phantom 4 RTK, software Pix4D dan MicaSense memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melihat berbagai kondisi pada kesehatan tanaman secara akurat, dari spektrum warna yang dihasilkan. Tidak hanya itu, teknologi kamera multispectral juga mampu mendiagnosa isu-isu lain pada tanaman.

Berikut akan dijelaskan perbandingan melakukan diagnosa kesehatan tanaman dengan visual RGB, multispectral dan kamera thermal.

Identifikasi Jamur Tanaman

kamera-multispectral-monitoring-tanaman.png
Kamera RGB memantau kondisi tanaman

Kamera RGB berdasarkan hasil yang ada pada gambar disamping, umumnya punya cara kerja seperti mata manusia. Keterbatasan tersebut membuat kamera RGB kurang unggul dibandingkan kamera multispectral.

Hal ini dikarenakan, kamera RGB tidak bisa melihat kondisi tanaman, sehingga cenderung mendeteksi bahwa tanaman terlihat baik-baik saja.

Kurangnya kemampuan kamera RGB dalam melihat kondisi tanaman membuat penggunanya hanya bisa melihat kondisi tanaman dari luarnya saja, padahal jika mereka mengombinasikannya dengan kamera multispectral dan thermal, ada banyak informasi yang bisa mereka ketahui terkait kondisi tanaman tersebut, sehingga kerugian saat menjelang panen bisa diminimalisir.

kamera-multispectral-identifikasi-kesehatan-tanaman.png
Analisa redspot tanaman lewat pencitraan NDVI

Sementara dari hasil pencitraan NDVI yang berada di gambar sebelah kanan, pengguna dapat melihat adanya beberapa red spot. Dengan menggunakan hasil pencitraan NDVI pengguna belum bisa mengetahui informasi secara detil, apa yang menyebabkan tanaman yang diambil gambarnya mengeluarkan red spot.

Pengguna tentunya ingin informasi yang lebih konkret dan jelas mengenai gambar yang dikeluarkan oleh tanaman tersebut yang diambil dengan pencitraan NDVI.

Untuk menganalisa lebih lanjut, maka pengguna bisa meningkatkan kamera yang mereka gunakan ke kamera multispectral dan kamera yang mendukung fungsi thermal.

kamera-multispectral-micasense-untuk-pembasmian-hama-gulma-penyakit-jamur-.jpg
Analisa tanaman dengan multispectral

Analisa lebih lanjut diperlukan, karena tanaman dengan umur menengah atau tua tidak dapat terdeteksi kesehatan tanamannya.

Ketika menggunakan hasil pencitraan NDRE dapat melihat secara spesifik red spot tanaman yang kurang sehat dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pada gambar disamping, penyakit jamur phytophthora dan gulma terlihat dengan jelas. Hasil ini bisa diperoleh tanpa harus membuat pengguna mengeluarkan banyak tenaga, karena umumnya metode tradisional belum bisa mengidentifikasi hasil tersebut secara detil dan akurat.

Mendeteksi Klorosis

Kiri ke kanan: RGB Visual, NDVI dan NDRE Untuk mendeteksi chlorosis

Secara normal, berdasarkan visual RGB, tanaman terlihat sehat. Sementara itu, dari NDVI tidak bisa secara spesifik menunjukkan kandungan klorofil pada tanaman dengen umur sedang hingga tua, jadi pengguna hanya bisa mengira-ngira keadaan tanaman sebelum menggunakan kamera multispectral. Setelah memperoleh visual NDRE, ternyata pengguna harus menindaklanjuti temuan yang diperoleh menggunakan kamera multispectral dengan melakukan ground thruthing.

kamera-multispectral-identifikasi-penyakit-tanaman
Ground truthing dengan kamera multispectral

Ground truthing adalah melakukan peninjauan untuk memastikan  bahwa data-data yang diperoleh menggunakan kamera multispectral benar adanya. Dengan melakukan ground thruthing atau peninjauan lahan, pengguna bisa langsung mengambil antisipasi tindakan atau first response untuk melakukan perawatan pada tanaman yang kekurangan klorofil.

Analisa Kandungan Klorofil pada Tanaman Usia Matang hingga Tua

Analisa fungsional kandungan klorofil pada tanaman tua berhasil dengan kamera multispectral

Teknologi multispectral camera menghilangkan kesulitan bagi para pengguna yang menerka-menerka kandungan klorofil pada tanaman tua. Teknologi ini secara sederhana dan cepat mendeteksi kandungan klorofil pada tanaman yang berusia lanjut, sehingga pengguna bisa menentukan perawatan lanjutan lebih awal sebelum mengalami peristiwa gagal panen.

Mendeteksi Kebocoran Irigasi

Identifikasi kebocoran irigasi lewat RGB, thermal dan NDRE

Kebocoran irigasi merupakan masalah yang umum terjadi, hanya saja perlu dideteksi lebih awal agar tidak menimbulkan kerusakan yang besar pada hasil panen. Pada visual RGB pengguna melihat dark spot berwarna hitam pada area panen.

Setelah menggunakan kamera thermal, terlihat cukup jelas bahwa darkspot yang muncul dari akibat kebocoran irigasi tersebut masih terjadi, dan tidak hanya ada satu kebocoran, melainkan empat. Setelah lebih awal dideteksi dengan kamera multispectral, ternyata kebocoran irigasi belum memberikan dampak yang besar pada vegetasi yang ditanam, sehingga perbaikan bisa dilakukan lebih awal.

Pelajari lebih jauh teknologi multispectral Pix4D atau MicaSense.

Questions? Please let us know how we can help. 
Connect further with us by filling the contact form below, or at:
Email: [email protected]
WhatsApp: +62811-8549-888

Drone Pertanian DJI Agras T30 untuk Manajemen Tanaman Pisang
Close
Close My Cart

Close
Navigation
Categories