Teknologi Drone Pertanian DJI Agras T16 Semprotkan Herbisida Tebu PTPN

Teknologi Drone Pertanian DJI

Halo Robotics bersama tim Nusa Indonesia lakukan demonstrasi teknologi drone pertanian DJI Agras T16 di Tebu untuk membantu PTPN, berikut ulasannya.

Watch the video below to learn more about DJI Agras T16!

Halo Robotics bersama tim Nusa Indonesia, sebagai penyedia layanan drone terkemuka di bidang pertanian, melakukan demonstrasi teknologi drone di PT. Perkebunan Nusantara (“PTPN”) dengan menggunakan cairan kimia Herbisida untuk diterapkan pada tanaman Tebu milik PTPN X, sebagai perusahaan dari Kelompok Perkebunan milik Negara yang bertanggung jawab atas produksi tanaman Tebu.

teknologi-drone-pertanian-spraying-drone-untuk-pertanian-model-dji-agras-t16-scaled.jpg
Teknologi drone pertanian DJI Agras T16 untuk petani

Kebutuhan

Penggunaan Herbisida Ametrin Pada Drone DJI Agras T16 untuk menambah efisiensi Pekerjaan penyemprotan tanaman

Penggunaan drone untuk penyemprotan, dapat dilakukan lebih cepat di bandingkan dengan menggunakan metode manual, jika dalam satu hari penyemprotan manual dapat dilakukan untuk menyemprotkan cairan di lahan seluas 1 Ha, penyemprotan lahan dengan teknologi spraying drone DJI Agras dapat mencakup 20 Ha dengan di bantu oleh 2 operator di waktu yang sama dengan penyemprotan manual.

Teknologi yang Digunakan

Demonstrasi dilapangan dilakukan dengan teknologi drone pertanian DJI Agras T16, dengan spesifikasi dan fitur utama sebagai berikut:

DBS Imaging Radar

teknologi-drone-pertanian-dbs-imaging-radar-dji-agras-t16.jpg
DBS Imaging Radar DJI Agras T16

Drone DJI Agras T16Memiliki Sistem DBF imaging radar yang  memungkinkan drone ini membedakan lingkungan siang dan malam tanpa terpengaruh oleh lampu ataupun debu.

Sistem radar tersebut juga membuat drone ini mampu menghindari obstacle atau rintangan di depan dan belakangnya, sehingga dapat meningkatan keamanan dan mengurangi risiko rusaknya drone karena menabrak pohon atau tiang.

Memiliki 4 Nozzle

teknologi-drone-pertanian-dji-agras-t16-4-nozzle.png
4 nozzle DJI Agras T16

Drone memiliki empat nozzle, yang masing-masing berada tepat di bawah motor.

Kondisi ini akan membuat aliran suara kebawah yang dihasilkan oleh  baling-baling, untuk membuat penyemprotan lebih cepat dan meningkatkan jangkauan penyemprotan pada tanaman.

Keempat nozzle inilah yang membawa efisiensi tinggi untuk penyemprotan di perkebunan tebu, dan membuat penyemprotan herbisida berlangsung lancar dan lebih efisien.

Model Unggulan Bobot Ringan

 teknologi-drone-pertanian-bobot-pertanian.jpg
DJI Argas T16 dilipat untuk kemudahan mobilitas

Memiliki bobot yang ringan dan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama, Drone Dji Agras T16 terbuat dari material berupa komposit sirat karbon. Tidak hanya itu, teknologi drone pertanian DJI Agras T16 dapat dilipat hingga sebanyak 25% dari bentuk aslinya.

Hal ini dilakukan, agar pengguna khususnya tim PTPN ataupun pengguna lain gi sektor pertanian dan perkebunan dapat dengan mudah membawa spraying drone tersebut kedalam satu kendaraan, sekaligus memudahkan mobilitas penyriaman di satu kebun menuju ke kebun lainnya.

Kemudahan Bongkar Pasang Baterai dan Tangki

 teknologi-drone-pertanian-dji-agras-t16-untuk-isi-ulang-herbisida.png
Proses isi ulang cairan herbisida yang mudah

Drone DJI Agras T16 diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi sektor perkebunan, dalam kasus ini perkebunan tebu PTPN dalam hal bongkar pasang baterai dan isi ulang cairan herbisida.

Proses bongkar pasang baterai spraying drone tersebut dapat dilakukan oleh setiap operator tanpa memerlukan pelatihan khusus. Kemudahan ini membuat teknologi drone pertanian DJI Agras T16 bisa digunakan langsung, meskipun hanya berbekal pemahaman dasar oleh penggunanya dilapangan.

Selain itu, pengisian cairan herbisida juga dengan cepat dapat dilakukan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pasokan daya baterai dan cairan herbisida yang digunakan.

Kecerdasan A.I Terbaru

Teknologi drone pertanian DJI Agras T16 memiliki kecerdasan buatan (“A.I.”) terbaru lengkap dengan perencanaan operasi 3D. Kehebatan A.I tersebut membuat teknologi drone pertanian DJI Agras T16 mampu membawa efisiensi operasi ke tingkat belum pernah ada sebelumnya.

3 Mode Operasional untuk Berbagai Kebutuhan

Spraying Drone Dji Agras T16 memiliki beberapa mode operasional yaitu flat ground, untuk penyemprotan pada area perkebunan dengan kondisi yang rata, mountains, untuk operasional penyemprotan komoditas pertanian dan perkebunan di daerah berbukit, serta orchard, Ketiga mode tersebut memungkinkan drone mengikuti kontur permukaan tanah,dan memudahkan pengoperasian pada lahan dengan kontur yang  tidak rata atau berbukit.

Metode Kerja

Plotting Area dan Flight Planning

teknologi-drone-pertanian-plotting-area-tebu-dengan-dji-agras-t16.jpg
Proses plotting area di lahan tebu

Sebelum melakukan penyemprotan kami melakukan ploting area yang akan di semprot guna membuat flight plan. Proses plotting dibagi kedalam beberapa bagian, sebagai contoh di tahap awal, area yang akan disemprot seluas 2.7 hektar.

  • Objek Pekerjaan: Wilayah Lokasi 1 dari blok 1-3
  • Penyemprotan: Kegiatan penyemprotan  di bagi menjadi 3 area dalam 1 lokasi dengan masing masing luasan area semprot seluas 1 Ha, dengan parameter terbang Pestisida (dosis sebanyak 15 L/Ha), kecepatan terbang sebesar 2,5 M per detik menggunakan dpraying mode Effective
  • VLOS: Akronim dari Visual Line of Sight, yang merupakan operasi penerbangan drone, dimana, pilot/ operator/ VO dapat melihat drone sesuai dengan operasi penerbangan dari awal hingga akhir penerbangan

Hasil Kegiatan

Hasil penyemprotan Memenuhi Ekspektasi PTPN. Sebagian besar herbisida tersebut mengendap pada permukaan tangki, dan pada saat penyemprotan tersebut mengalami dekompresi, tetapi pekerjaan penyemprotan lebih cepat di bandingkan dengan metode manual.

Kegiatan penyemprotan herbisida dengan teknologi drone pertanian DJI Agras T16

  • Temuan: Pengaplikasian herbisida (Ametrin) pada drone harus dilakukan lebih dari 3x penyaringan karena bentuk dari Herbisida tersebut adalah serbuk (powder), dan serbuk tersebut tidak dapat larut 100% pada air.
  • Efisiensi: Penggunaan drone untuk penyemprotan, dapat dilakukan lebih cepat di bandingkan dengan menggunakan metode manual, pada metode manual 1 hari dapat menyemprot lahan seluas 1 Ha, dalam menggunakan drone 1 hari dapat mencakup 20 Hadengan di bantu oleh 2 operator. Selain itu, dengan melakukan penyemprotan lahan menggunakan drone DJI Agras T16, dapat membantu petani terhindar dari health hazard atau paparan cairan kimia.

Manfaat untuk Bisnis

Penggunaan drone untuk penyemprotan, dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan metode manual, pada metode manual 1 hari dapat menyemprot lahan seluas 1 Ha, dalam menggunakan drone 1 hari dapat mencakup 20 Ha dengan di bantu oleh 2 Operator, sehingga lebih effisien di lakukan dengan drone.

Pelajari lebih lanjut tentang drone DJI Agriculture lainnya.

Questions? Please let us know how we can help. 
Connect further with us by filling the contact form below, or at:
Email: [email protected]
WhatsApp: +62811-8549-888

Inspeksi Drone LIDAR untuk Critical Aset Secara Aman
Close
Close My Cart

Close
Navigation
Categories